Empat Pengprov, yakni Jawa Timur, DKI Jakarta, Bangka Belitung dan Lampung, menggugat PBWI pimpinan Ketua Umum, Master Supandi Kusuma, ke BAORI. Mereka menganggap terpilihnya kembali Supandi sebagai Ketua Umum PBWI periode 2013-2017 pada Munas di Bali, 21-13 Juni 2013, tidak melalui prosedur yang sah.
Keempat Pengprov tersebut menuntut agar AD/ART PBWI yang digunakan untuk memilih calon Ketua Umum harus mengacu pada AD/ART Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). Dalam AD/ART KONI disebutkan Ketua Umum sebuah cabang olahraga hanya diperbolehkan menjabat dua periode.
Wakil Ketua Umum III PBWI, Ngatino, menegaskan tidak ada batasan periode Ketua Umum dalam AD/ART PBWI. Dalam Munas di Bali, penggunaan AD/ART PBWI juga disetujui oleh peserta.
"Memang ada beberapa yang mempersoalkannya, namun penggunaan AD/ART PBWI sudah disetujui floor ketika Munas di Bali. Pihak Andi S yang kalah dalam pemilihan Ketua Umum di Bali tidak mempermasalahkan hasil Munas. Bahkan perwakilan KONI hadir di Bali," ujar Ngatino di Jakarta, Kamis malam (5/9).
Ngatino menegaskan PBWI tetap menjalankan program yang sudah dicanangkan. Ada empat event besar yang harus dijalani hingga akhir 2013, yakni Islamic Solidarity Games 2013 22 September-1 Oktober, Kejuaraan Dunia Oktober 2013, Sportaccord Combat Games di Rusia 28 September-6 Oktober dan SEA Games 2013 di Myanmar 11-22 Desember.
"Ini untuk kepentingan Indonesia. Demi Merah Putih, kami tidak bisa tawar-menawar. Selaku Ketua Umum PBWI, klien kami merasa bertanggung jawab," ujar kuasa hukum Supandi, Deddy Iskandar SH.
Pihak PBWI, atas permintaan Supandi, sudah mengajukan permintaan ke BAORI untuk mengeluarkan putusan sela. Supandi meminta roda organisasi dijalankan PBWI periode 2009-2013, agar program-program yang sudah dicanangkan tidak terbengkalai.
[ald]
BERITA TERKAIT: