Jokowi Nilai Ahok Terlalu Buru-buru

Pemprov Belum Putuskan Kapan Hancurkan Rumah Liar di Sekitar Ria Rio

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Rabu, 21 Agustus 2013, 14:14 WIB
Jokowi Nilai Ahok Terlalu Buru-buru
jokowi-ahok/net
rmol news logo Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo mengaku belum mengetahui kapan tepatnya pemukiman liar di sepanjang Waduk Ria Rio, Kayu Putih, Pulogadung, Jakarta Timur akan ditata ulang (dihancurkan). Apalagi sejauh ini langkah Pemprov baru akan mencoba mengajak warga untuk berdiskusi.

"Kita ini baru pada tahapan akan berbicara dengan masyarakat. Tetapi  pelan-pelan dibicarakan," ujar Jokowi, demikian sapaan akrab Joko Widodo di Balaikota, Jakarta Pusat, Selasa (21/8).

Jokowi mengaku pernyataan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang ingin membongkar pemukiman liar itu dalam akhir bulan (Agustus) ini terlalu terburu-buru. Karena dikhawatirkan akan menimbulkan kendala baru. Padahal saat ini tahapan diskusi tengah diupayakan oleh Pemprov DKI terhadap warga yang tinggal di sepanjang area waduk tersebut.

"Jangan sampai tahapan kita terkendala gara-gara berita itu," ujarnya.

Untuk diketahui, waduk seluas 25 hektar tersebut akan dibangun berbagai macam fasilitas diantaranya taman osmosis, amfiteater, hutan kota dan taman pasif. Selain itu, di tempat tersebut juga akan tersedia gedung serbaguna yang menghadap ke area waduk yang dilengkapi fasilitas amfiteater. Serta taman pasif yang dilengkapi arena olahraga. Maka mau tidak mau seluruh bangunan yang berdiri di sepanjang waduk harus dihancurkan. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA