Basuki pun mengancam, pihaknya tidak segan-segan akan membongkar lapak dagangan mereka jika tetap melanggar aturan.
"Pedagang kembang yang di depan TVRI Senayan itu sudah ngelunjak. Mereka membangun rumah semi permanen disitu, rumah dibangun dan tanamannya dipasang berjejer menghabiskan badan trotoar. Itu harus dibongkar," ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama di Balaikota, Jakarta Pusat, Selasa (20/8).
Satu-satunya jalan yang bisa diambil oleh para pedagang tanaman hias dan batu alam, menurut Basuki, dengan menggeser lapak jualan mereka sejauh dua meter dari trotoar jalan. Dengan begitu, pejalan kaki bisa lenggang melintas.
"Pak Gubernur bilang tidak boleh ada rumah di sepanjang trotoar Senayan. Bongkar semua. Pilihannya adalah lu mau diusir atau lu mundur dua meter dan tidak boleh ada rumah. Itu saja," tegas pria bersapa Ahok ini
.[wid]