Sprinter berkulit gelap itu menang dengan catatan waktu selama 19,66 detik, Bolt memastikan gelar dunia ketiga setelah emas di Kejuaraan Dunia Atletik tahun 2009 dan Olimpiade London 2012. Sedangkan medali perak diraih rekan senegaranya Warren Weir yang terpaut 13 detik dari Bolt. Medali perunggu diraih sprinter Amerika Serikat dengan catatan waktu 20,24 detik.
Pencapaian ini dinilai Bolt sebagai kesuksesannya mempertahankan gelar dunianya sebagai bentuk persiapanjnya di kejuaraan Olimpiade mendatang. Lebih rinci dijelaskannya, pencapaiannya itu merupakan langkah menujut target besarnya sebagai atlet, yakni menjadi legenda.
“Saya memang ingin mempertahankan gelar yang pernah diraih selama ini. Tentu ini hasil yang baik sebagai bentuk persiapan olimpiade mendatang karena berhasil mempertahankan gelar, juga sebagai langkah menjadi seorang legenda, itu lah target utama saya sebagai atlet,†ujarnya di situs Ninemsn.
Sementara itu, pelari berdarah Inggris, Mo Farah meraih juara 5.000 meter di Kejuaraan Dunia Atletik di Moskow. Dia mencatatkan waktu 13 menit 26,98 detik.
Dengan kemampuannya mengamankan nomor ini maka ia menjadi orang kedua yang meraih juara 10.000 m dan 5.000 m di Olimpiade dan Kejuaraan Dunia.
Seperti dilansir BBC, sebelumnya hanya atlet Etiopia, Kenenisa Bekele yang pernah mencapai prestasi tersebut dengan meraihnya di Olimpiade Beijing 2008 dan setahun kemudian di Kejuaraan Dunia Berlin.
Mo Farah sebelumnya pernah menyabet medali emas untuk kedua nomor tersebut di Olimpiade London 2012 dan menang di nomor 10 ribu m di Moskow. Atlet berusia 30 tahun ini sudah memecahkan rekor dengan menjadi warga Inggris pertama yang meraih juara 10 ribu m di Kejuaraan Dunia. Selain tampil memukau di dua nomor spesialisnya, Mo juga mulai berprestasi di nomor lain, seperti memecahkan rekor Eropa dalam nomor 1.500 m pada Bulan Juni. Dalam Kejuaraan memperingati setahun Olimpiade London, Mo juga merebut juara untuk nomor 3.000 m. [Harian Rakyat Merdeka]
BERITA TERKAIT: