Pakar Air: Mendesak, Realisasi Pengerukan 13 Sungai di DKI

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Selasa, 13 Agustus 2013, 14:25 WIB
Pakar Air: Mendesak, Realisasi Pengerukan 13 Sungai di DKI
FOTO:NET
Kecil Besar
rmol news logo Program normaliasi 13 sungai atau dikenal Jakarta Emergency Dredging Initiative (Jedi) harus segera dilaksanakan. Bila tidak, kondisi banjir di Jakarta akan semakin kritis.
HUT RMOL news

Demikian dikemukakan pakar air dari Lembaga Afiliasi Penelitian dan Industri Institut Teknologi Bandung (LAPI ITB), Hernawan Mahfudz saat dihubungi wartawan, Selasa (13/8).

Kondisi geografis kota Jakarta yang terdiri dari dataran rendah dengan ketinggian rata-rata tujuh meter di atas permukaan laut sangat rawan banjir.

"Karena itu, yang harus dikerjakan Pemprov DKI adalah mengurangi banjir semaksimal mungkin. Makanya dengan pengerukan 13 sungai itu sangatlah tepat untuk mengurangi banjir," terangnya.

Menurut Hernawan, jika dilakukan pengerukan 13 sungai sedalam empat meter mampu mengurangi banjir di Jakarta sebanyak 60 persen, Terutama di wilayah tengah dan hilir Jakarta. Seiring dengan pengerukan tersebut, Hernawan juga meminta kesadaran warga Jakarta untuk menjaga dan memelihara saluran internal di jalan-jalan dan pemukiman dengan tidak membuang sampah ke saluran air.

"Jadi meski dikeruk pun 13 sungai itu, tetapi saluran internalnya tidak dinormalisasi atau dibenahi ya sama saja. Karena air akan mengalir dengan lambat. Akibatnya terjadinya banjir," ujarnya.[wid]

Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA