"Untuk daerah yang banjir memang itu masalahnya di penduduk, karena tahu disitu banjir," ujar pria yang akrab disapa Ahok ini di Balaikota, Jakarta, Selasa (23/7).
Menurut Ahok, satu-satu solusi yang ditawarkan Pemprov DKI yakni, merelokasi warga dari area rawan banjir ke rumah susun atau apartemen sederhana yang disiapkan. Sayangnya, tidak semua warga, terutama yang memiliki sertifikat tanah, sependapat dengan ide tersebut. Karenanya ia pun tak mau dibilang melanggar HAM jika terlalu memaksakan mereka pindah.
"Mereka kalo ditanya bilangnya apa? Ah, cuma setahun sekali ini Pak banjir.. Susah juga kan. Makanya kita lagi berusaha untuk sosialisasi mau tidak kalau tanah kamu yang 200 meter persegi kita bangunkan rumah susun atau apartemen sederhana, kamu dapat 300 meter persegi. Jadi bisa dapat 10 unit, itu juga tidak kompak," ulasnya membeberkan.
[wid]
BACA JUGA: