Crutchlow yang sejak tahun 2011 membela Monster Yamaha Tech 3, kontraknya akan habis akhir tahun ini. Ia ingin bertahan, namun dengan syarat motor spesifikasi pabrikan seperti milik Lorenzo dan Rossi. Namun tampaknya Yamaha enggan mengabulkan syarat itu.
Pebalap Inggris ini bahkan bersedia menandatangani kontrak dua tahun apabila Yamaha mau menuruti permintaannya. Rincian kontrak tersebut adalah bertahan di Tech 3 pada tahun 2014 dan berpindah ke tim Yamaha Factory Racing pada tahun 2015.
“Saya ingin bertahan dan menandatangani kontrak dua tahun dengan Yamaha. Namun jika Jorge dan Vale ingin bertahan, maka tak ada ruang bagi saya pada tahun 2015.
Dengan begitu, saya akan tetap berada di tim satelit,†ujarnya dikutip Crash, kemarin.
Juara World Supersport 2009 ini juga menyatakan, sang pimpinan Tech 3, Herve Poncharal setuju dengan pendapatnya. Menurut Poncharal, sebuah keputusan yang tak bijak bila Yamaha melepas Crutchlow begitu saja.
“Herve setuju dengan saya tentang situasi ini. Ia sangat ingin mempertahankan saya, namun ia paham bahwa Yamaha harus mendukung saya secara penuh agar saya tidak hengkang.†ujarnya.
Jika kesepakatan tak dicapai, Crutchlow tampaknya akan memilih hengkang ke Ducati untuk menggantikan Nicky Hayden yang kontraknya juga akan habis akhir tahun ini. Sementara itu, Bos sirkuit Silverstone Richard Phillips mengatakan, Cal juga telah memiliki tahun yang sensasional, mengamankan tiga podium dan menjadi pebalap Inggris pertama yang mengklaim posisi Pole di lebih dari satu dekade. [Harian Rakyat Merdeka]
BERITA TERKAIT: