James membuat lay-up saat overtime tinggal 10,8 detik. Aksi memukau yang diperlihatkan pemain berusia 28 tahun ini membuatnya meraih predikat sebagai Most Valuable Player (MVP). Hal tersebut tak lepas dari perannya yang mampu mencetak 30 poin, 10 rebound, dan 10 assists.
Laga yang berlangsung di American Airlines Arena tersaji sengit sejak kuarter pertama. Kedua tim sama-sama saling menyerang, namun harus mengakhiri kuarter pertama dengan poin ketat, 22-21 kemenangan untuk tuan rumah.
Di kuarter kedua, pertandingan masih berlangsung sengit. Sampai akhirnya, George mencetak tiga poin sekaligus membuat Pacers unggul pada kuarter kedua.
Di babak tambahan, George bahkan sempat membuat timnya unggul satu angka setelah memasukkan tiga lembaran bebas di sisa 2,2 detik.
Namun Pacers melakukan kesalahan ketika memberi ruang pada James saat menerima bola dari Shane Battier. Dengan mudah ia menceploskan bola ke jaring, dan tak lama kemudian bel panjang berbunyi. Tuan rumah memenangi game pertama ini. Heat akan kembali menjamu Pacers di pertandingan kedua nanti yang berlangsung pada 24 Mei mendatang.
“Saya senang dengan kemenangan ini. Saya juga cukup bangga dengan apa yang saya lakukan di menit-menit akhir overtime. Saya hanya membuat sebuah lay-up,†kata James usai pertandingan seperti dilansir The New York Times, kemarin. [Harian Rakyat Merdeka]
BERITA TERKAIT: