“Setidaknya membutuhkan waktu 18 bulan sejak permintaan untuk perubahan nama yang akan diberikan ke Charlotte,†katanya dikutip AS Today, kemarin.
Dengan demikian, apabila Charlotte benar-benar kembali memakai nama Hornets, maka mereka akan memakainya di musim 2015. Sementara pemilik Bobcats sendiri, Jordan mengaku ambil pusing tentang perubahan nama menjadi hornets lagi. “Kami telah mendengarkan permintaan warga Charlotte, dan akan mendengarkan permintaan mereka,†kata Jordan.
Bagi para penggemar kompetisi basket NBA era 90-an, Charlotte Hornets bukanlah nama yang asing didengar. Klub yang pernah diperkuat trio bintang Alonzo Mourning, Larry Johnson, dan Muggsy Bogues tersebut pernah menjadi langganan play-off sekaligus salah satu tim papan NBA saat itu.
Namun sejak klub tersebut pindah ke New Orleans pada 2002 dan kemudian menjadi New Orleans Hornets, Charlotte tidak lagi mempunyai tim untuk berlaga di NBA selama dua musim. Hingga akhirnya pada tahun 2004, mereka kembali berlaga di NBA sebagai tim baru dengan memakai Bobcats sebagai julukan mereka.
Namun sejak berlaga di NBA dengan memakai nama Bobcats, Charlotte saat ini sangat berbeda dengan Charlotte era 90-an. Meski klub tersebut kini dimiliki mega bintang yang juga salah satu legenda NBA Michael Jordan, prestasinya buruk sekali. Selama sembilan musim bermain di NBA, Bobcats baru sekali berhasil masuk ke play-off, yaitu pada musim 2009-2010. Tapi kemudian tersingkir di putaran pertama oleh Orlando Magic. Bahkan di musim 2011-2012 mereka tercatat sebagai tim yang mengalami kekalahan terburuk dalam sejarah NBA. [Harian Rakyat Merdeka]
BERITA TERKAIT: