Sementara Rossi tercecer di urutan 12. Atas hasil itu Lorenzo mengaku beralasan, hal itu akibat buruknya performa motor tunggangannya, YZR-M1.
Juara musim lalu itu pun mengumbar kekecewaannya usai balapan. Buruknya performa tunggangannya merupakan penyebab kegagalan dia bersaing di barisan depan. Pebalap Spanyol ini mengawali posisi start kedua, dan sempat meramaikan persaingan barisan depan, tapi perlahan terus merosot hingga akhirnya finis di urutan ketujuh.
Dia sempat membuntuti Andrea Dovizioso yang berada di posisi terdepan, dan menyulitkan Dani Pedrosa yang tepat berada di belakangnya. Namun, seiring turunnya hujan yang cukup deras, Lorenzo mulai kesulitan mempertahankan performa. Kondisi motor yang mulai sulit dikendalikan akibat licinnya lintasan juga menjadi penyebab Lorenzo tercecer.
“Saat pemanasan, motor masih terasa enak. Tapi ketika balapan, sudah tak nyaman ditunggangi. Saya memaksanya untuk bisa bersaing dengan Andrea (Dovizioso) dan Dani (Pedrosa),†ujar Lorenzo dikutip situs resmi MotoGP, kemarin.
Lorenzo merasakan tunggangannya makin tak nyaman mulai dari rem hingga akselerasi. Dia juga ragu dengan kemampuan daya cengkeram ban belakang saat melibas tikungan. “Inilah yang membuat saya lebih lambat 1 setengah detik jika dibandingkan pebalap lain.â€
Namun Lorenzo sadar, permasalahan bisa datang kapan saja. Ia pun tidak menyalahkan pihak manapun akibat kegagalan ini. Dia berharap permasalahan ini harus segera diatasi agar tidak terulang di serie-serie berikutnya.
“Tapi, inilah balapan. Tahun lalu saya menang di sini dengan keunggulan 20 detik. Namun saat itu performa motor sangat baik, dan saat ini kebalikannya. Saya tidak bisa berbuat banyak.â€
Sekadar informasi, hasil ini merupakan catatan terburuk Lorenzo sejak terjun ke MotoGP (di luar retired) pada 2008. Finish ke tujuh ini juga kali pertama Lorenzo finish di luar podium, sejak terakhir kali gagal naik podium pada seri MotoGP Indanapolis musim 2011 lalu.
Dengan hasil ini, Lorenzo harus menerima kenyataan turun ke urutan tiga klasemen sementara dengan koleksi 66 poin. Juara dunia dua kali ini terpaut 11 poin dari Marc Marquez, dan 17 poin di belakang Dani Pedrosa yang memimpin klasemen.
Sementara itu, rekan setimnya, Valentino Rossi menyesali kegagalannya naik podium lantaran sempat jatuh di 10 lap terakhir. Akibatnya, juara dunia tujuh kali itu terpaksa melupakan impiannya naik podium di MotoGP Prancis akibat kesalahan yang dibuatnya itu.
Atas hasil ini, peringkat Rossi harus turun satu strip ke urutan lima klasemen sementara dengan mengoleksi 47 poin. The Doctor pun kian sulit merealisasikan ambisi merebut mahkota juara ke-10, menyusul selisih 33 poin dari Pedrosa yang memimpin klasemen sementara pebalap. “Saya tampil buruk sekali, dengan membuat kesalahan fatal. Padahal saya bisa meraih hasil bagus untuk bisa berada di podium (tiga),†sesal Rossi. [Harian Rakyat Merdeka]
BERITA TERKAIT: