Hal itu diungkapkan caretaker AS Roma, Aurelio Andreazzoli. Ini merupakan pertama kalinya kedua tim bertemu di final. Partai ini dianggap sebagai puncak persaingan antara keduanya di musim ini. Di Seri A, mereka saat ini mengemas poin yang sama meski Lazio berada di peringkat enam dan Roma di posisi tujuh. Keduanya sama-sama sedang bersaing demi lolos ke kompetisi Eropa musim depan.
Hal ini diprediksi akan menambah panas laga tersebut karena tim juara Coppa juga mendapatkan hak untuk ikut Liga Europa musim berikutnya. Apalagi ini adalah pertama kalinya kedua tim bertemu di partai final,maka dipastikan masing-masing tim ingin membuktikan siapa yang terbaik di ibukota Italia.
Sejauh ini, kedua tim telah bertemu 41 kali di berbagai ajang, dengan rekor relatif berimbang. Roma menang 15 kali dari jumlah tersebut, sedangkan Lazio 13 kali dan sisanya berakhir seri.
“Ini adalah derby yang sangat spesial, sebuah acara dunia. Saya tidak berani berpikir apa yang akan terjadi di kota ini pada pekan tersebut,†ujar Andreazzoli seperti dikutip Football Italia.
Sebelumnya, sempat terjadi keributan di partai derby terakhir di kompetisi liga 8 April lalu. Enam orang terluka terkena tikaman. Untuk itu, pihak berwenang setempat telah berencana meningkatkan keamanan saat derby berlangsung.
Roma dan Lazio dilaporkan telah dijadwalkan bertemu dengan Paus Francis 1, empat hari menjelang final. Pertemuan ini akan melibatkan kapten tim, pelatih, dan presiden kedua klub.
AC Milan memastikan akan terjun di bursa transfer musim panas. Yang dicari Rossoneri adalah pemain bertahan, demi memperkuat lini belakang yang dianggap masih lemah musim ini.
Milan menjadi klub dengan pertahanan terbaik ketiga di Seri A sejauh ini dengan total sudah 38 kali gawang mereka dibobol pemain lawan. Statistik tersebut tak bisa dibilang buruk, namun fakta bahwa Juventus dan Napoli yang berada di posisi satu dan dua punya jumlah kebobolan yang lebih sedikit, membuat Milan merasa barisan belakang mereka harus diperkuat lagi musim depan.
“Kami akan membuat beberapa perubahan di lini belakang. Kondisinya selalu seperti itu, bahwa tim dengan pertahanan terbaik berhasil memenangi liga,†sahut Wakil Presiden Milan Adriano Galliani di
Football Italia.Teori Galliani itu terbukti dengan Juventus, yang jadi juara dan cuma kebobolan 20 kali sejauh ini. Sementara Partenopei kemasukan gol sebanyak 33 kali.
Terkait perbaikan di lini belakang, Milan diyakini akan mempermanenkan kontrak Cristian Zapata. Bek asal Kolombia itu jadi pilar utama pertahanan Diavolo Rosso, dan saat ini statusnya cuma pinjaman dari Villarreal.
Kebijakan transfer Milan soal pembelian pemain bertahan akan terkait juga dengan nasib Daniele Bonera dan Mario Yepes yang kontraknya akan habis. [Harian Rakyat Merdeka]