Jokowi: Warga Pinggiran Waduk Pluit Tetap Harus Dipindah!

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Jumat, 03 Mei 2013, 20:59 WIB
Jokowi: Warga Pinggiran Waduk Pluit Tetap Harus Dipindah<i>!</i>
JOKO WIDODO/IST
rmol news logo Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo terus berupaya agar warga yang mendiami lahan di pinggiran waduk Pluit, Jakarta Utara, bersedia pindah. Pasalnya, waduk yang dulunya memiliki luas 80 hektar, kini menyusut menjadi kurang lebih 50-60 hektar.

20 hektar wilayah waduk selama ini dijadikan tempat tinggal 17 ribu jiwa. Akibatnya, waduk Pluit tak dapat beroperasi dengan optimal. Tidak hanya itu kedalaman pun berkurang hingga empat meter dari semula enam akibat aktivitas warga setempat.

"Itu yang dihuni sekarang adalah waduk, tempat air dan ini bukan tempat hunian sehingga bagaimana pun mereka harus dipindah," tegas Jokowi kepada wartawan di Balaikota, Jakarta, Jumat (3/5).

Sebelumya, Jokowi menawarkan kepada warga untuk menempati rumah susun (rusun) Marunda atau rusun Muara Baru. Namun demikian, warga lebih ingin dicarikan lahan untuk dijadikan tempat tinggal.

"Mereka meminta dipindah di sebuah lahan. Lahannya kita nggak punya, yang ada adalah rusun. Itu yang kita bicarakan dengan warga. Satu-satunya jalan, ya itu rusun. Ini hanya masalah komunikasi," tukasnya.[wid]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA