Masha Si Ratu Tanah Liat

Grand Prix Stuttgart 2013

Selasa, 30 April 2013, 09:03 WIB
Masha Si Ratu Tanah Liat
Maria Sharapova
rmol news logo Petenis Rusia Maria Sharapova berhasil mempertahankan Grand Prix Stuttgart setelah mengalahkan unggulan kedua asal China, Li Na  di Porsche Arena, Jerman, kemarin.

Laga final ini diprediksi berlangsung ketat, karena performa Sharapova yang angin-anginan. Namun Masha, sapaan akrab Sharapova, yang selalu membutuhkan tiga set untuk mengalahkan lawannya sebelum partai final, kali ini hanya butuh dua set untuk mengalahkan Li. Bekas petenis nomor satu dunia ini mengakhiri perlawanan Li dengan skor meyakinkan 6-4 dan 6-3.

“Saya pikir, ini akan jadi pertarungan yang paling berat sepanjang turnamen. Tapi, saya bermain dengan performa terbaik,” beber Sharapova usai pertandingan, dikutip ESPN.

Li yang merupakan juara Grand Slam French Open 2011, banyak membuat kesalahan sendiri di laga ini. Tercatat dia melakukan double fault saat keadaan match point bagi Sharapova. “Dia benar-benar agresif dan selalu berhasil menekan saya,” ujar Li.

Trofi juara ini merupakan yang kedua diraih Sharapova secara beruntun, setelah pada tahun lalu dia juga jadi juara di turnamen yang juga dikenal sebagai WTA Porsche Grand Prix. Tahun lalu dia menundukkan  Victoria Azarenka.

Dengan hasil ini, Sharapova jadi petenis kedua setelah Lindsay Davenport yang mempertahankan gelar Stuttgart pada tahun 2005. Kemenangan ini juga semakin mempertegas dominasi Sharapova di lapangan tanah liat.

Menurut catatan ESPN, sukses ini merupakan gelar juara ke-29 sepanjang karier Masha (16 diantaranya di lapangan tanah liat).

Dari total 24 laga yang dilakoninya di clay court, Sharapova memetik 23 kemenangan. Serena Williams jadi satu-satunya orang yang bisa mengalahkan Sharapova di tanah liat.

Sementara itu, dari final turnamen putra Barcelona Open yang berlangsung di Spanyol, Rafael Nadal berhasil mencetak sejarah usai mengalahkan Nicolas Almagro.

Bekas petenis nomor satu dunia ini orang pertama yang memenangi empat trofi juara di tahun 2013.

Sejak absen selama tujuh bulan akibat cedera lutut, Nadal tercatat selalu mampu menyentuh final di enam turnamen yang diikutinya. Hebatnya, petenis yang kini menempati peringkat lima dunia ini memenangi empat turnamen di antaranya, yakni Sao Paulo, Acapulco Indian Wells, dan kini Barcelona Open.

Nadal memastikan gelar juara ke-8 dalam 9 tahun tahun terakhir di pentas Barcelona dengan menundukan kompatriotnya, Almagro dua set langsung 6-4 dan 6-3 pada laga puncak di lapangan tenis Barcelona, kemarin.

“Saya sangat senang. Ini adalah pekan yang penting buat seluruh petenis Spanyol di turnamen ini, terutama saya. Ini merupakan kebanggaan besar buat saya kembali menang di sini,” ucap Nadal. [Harian Rakyat Merdeka]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA