“Cari tanah yang banyak kawasan kumuhnya. Atau tanah yang tidak bisa disentuh para pengusaha. Kalau perlu beli di bawah harga Nilai Jual Objek Pajak (NJOP),†ujar Basuki sewaktu memberi pengarah kepada seluruh camat dan lurah se-DKI di Balaikota, Jakarta (18/4).
Menurutnya, kawasan yang sulit dimasuki pengusaha lebih mudah dibeli oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov).
“Pengusaha nggak bisa masuk ke lokasi warga itu bagus. Kita kasih sesuatu yang berbeda. Setiap warga di lokasi itu kita ijinkan tinggal di rusun yang kita bangun. Yang penting disediakan ruangan terbuka hijau dan pasar. Saya yakin itu,†katanya.
Para camat dan lurah diberi waktu selama satu minggu. Basuki berharap minggu depan daftar lokasi yang siap dijadikan pasar sudah ada di tangannya.
Dalam kesempatan itu, Basuki juga mengimbau kepada para camat dan lurah untuk tidak stres mengikuti proses ujian lelang jabatan. Apalagi bila data dan kinerja mereka bagus, maka akan jadi bahan pertimbangan bagi Pemprov. Namun, pria yang disapa Ahok ini juga dengan tegas menyindir pejabat yang malas. Menurutnya, bila sudah tidak mampu lagi menjadi pamong rakyat maka sebaiknya mengundurkan diri.
[wid]
BACA JUGA: