RMOL. Andre Sondakh akhirnya tak berbendung untuk menjadi juara umum ajang Carglos Motokros InÂternasional Championship 2011. SukÂses kroser asal Sulut yang terÂgaÂbung di tim Cargloss AHRS IRÂC ARG ini dipastikan setelah ia menÂÂjuarai seri kelima yang berÂlangÂÂsung di Garut, Jawa Barat, kemarin.
Dari dari dua race yang diÂmainkan Andre selalu menjadi kroÂser nasional yang finis pertaÂma. Dengan tambahan 25 poin di race pertama serta 25 poin di race kedua, Andre pun tak mungÂkin terkejar oleh kroser-kroser naÂsional lainnya dengan total raiÂhan 221 poin dari lima seri yang diikutinya.
Kroser asal Yogyakarta, Aldi Lazaroni yang semula diprediksi mampu menjegal langkah Andre ternyata di luar dugaan tak mamÂpu berbuat di seri pamungkas ini. Aldi hanya finis di posisi ke-11 di race pertama serta posisi ke-12 di race kedua. Rentang total poÂin Aldi yang semula hanya berÂtaut lima poin dengan Andre pun kian menjauh karena Aldi haÂnya mampu menutup musim ini deÂngan total 192 poin.
Bagi Andre yang ditemui usai lomba mengaku suksesnya ini tak lepas dari karunia Tuhan. “SaÂÂya hanya berusaha semaksiÂmal yang saya bisa, tapi Tuhan juga yang memberikan jalan untuk saya menÂjadi juara musim ini, “ ujar Andre.
Sukses ini, lanjut Andre, meÂmang tak lepas dari kondisi sirÂkuit di Garut yang ikut menduÂkungÂnya. “Terus terang saya coÂcok dengan sirkuit di sini meski ada beberapa tikungan yang liÂcin,†ungkap Andre lagi.
Yang membuat Andre bangga, tak hanya di kategori nasional ia berhasil menjuara juara umum, tapi untuk kategori internasional Andre juga menempati peringkat ketiga klasemen umum dengan total 157 poin.
Sementara juara umum kateÂgori kroser internasional dimeÂnangÂkan oleh Matevz Irt dari Slovenia yang mencatat nilai 236 poin. Disusul Lewis Stewart dari Australia di peringkat kedua dengan total 218 poin.
Tentang pergelaran Cargloss Motocross Internasional ChamÂpiÂonship 2011 ini Alfonsus JuÂdiÂarto, pimpinan Lighting ProÂduction selaku promotor event ini mengaku puas dengan sukÂsesÂnya event ini. “Dari tiga tahun pergeÂlaran event hasil evaluasi kami saÂngat memuaskan. PersaiÂngan anÂtar kroser makin ketat daÂri setiÂap seri yang dimainkan. BerÂÂÂbeda deÂngan musim sebeÂlumÂnya yang seÂlalu didominasi oleh satu atau dua orang kroser, tapi tahun ini sulit untuk menerka siapa yang bakal juara,†ujar Judiarto.
Di sisi lain, dari animo peserta yang tampil di event ini juga meÂngalami peningkatan yang sigÂniÂfikan dari tahun ke tahun. Hal ini, menurut Judiarto, menandakan pembinaan di olahraga motokros kiÂan serius dilakukan. Ia berhaÂrap tahun depan event ini akan teÂtap bisa berjalan. [Harian Rakyat Merdeka]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: