“Dengan hasil ujicoba yang buÂruk, bukan berarti saya dan tim pasrah dan menyerah. Saya tidak akan pernah menyerah, beÂgitu juga dengan tim saya dan tenÂtunya Ducati,†ujar Rossi.
“Saat ini kami sudah memiliki daÂta yang lengkap mengenai keÂkuÂrangan kami. Kami hanya buÂtuh waktu untuk mengerjakan semua itu,†tambahnya.
Dengan perubahan yang diÂlakukan Ducati setelah sesi tes kedua di Sepang, The Doctor berÂharap
Desmosedici GP11 dapat menunjukan perkemÂbangÂan yang positif.
“Saya juga ingin tahu, baÂgaiÂmana performa motor di trek lain, mulai dari Qatar (seri pemÂbuÂka) dan sirkuit lain yang meÂmiliki temperatur berbeda,†samÂbung pebalap Italia itu.
Sejauh ini, pebalap asal Italia itu mengakui ada beberapa hal yang masih harus dibenahi timÂnya untuk mendapatkan motor yang sempurna. Beberapa area yang menurutnya masih perlu dibenahi adalah akselerasi, poÂwer mesin, kontrol traksi dan piÂranti elektronik.
“Tim harus bekerja lebih eksÂtra di masalah akselerasi dan kontrol traksi. Tentunya mereka haÂrus berlomba dengan sisa wakÂtu yang kita miliki sebelum balapan di Qatar,†lanjut tandem Nicky Hayden itu.
Seperti diketahui, sejak meÂmuÂtuskan hengkang dari YaÂmaÂha dan bergabung dengan Ducati paÂda akhir musim, Rossi meÂmang belum menunjukkan tanÂda-tanda kebangkitan.
Dalam dua sesi uji coba resmi yang dilakoninya bersama DuÂcati di Sepang, The Doctor terÂbukti belum mampu menÂjiÂnakÂkan
Desmosedici GP11 yang terÂkenal memiliki power besar naÂmun liar untuk diÂkenÂdaÂliÂkan.
[RM]
BERITA TERKAIT: