Bermain di AT&T Center, keÂmarin, Spurs langsung mengÂgeÂbrak lewat trio andalannya Tony ParÂker, Manu Ginobili, dan Tim DunÂcan. Alhasil, mereka langÂsung memimpin di kuarter perÂtama dengan menang 67-52.
Di paruh kedua, Piston memÂberikan perlawanan sengit. Tracy McGrady sebagai memotori seÂrangan Piston berhasil mencetak 15 angka, tujuh rebounds dan semÂbilan assists. Pistons mulai memperpendek keterÂtingÂgaÂlanÂnya menjadi hanya terpaut lima angka di sisa 2 menit perÂtanÂdingan.
Beruntung, Spurs memiliki peÂmain andalan Manu Ginobili dan Parker. Ginobili mengoper boÂla Ke Parker dan melakukan temÂbakan tiga angka. Parker kembali bereaksi dengan sebuah
lay up dan membawa timnya ungÂgul dengan hanya unggul tipis satu poin (27-26). Secara keseluruhan Spurs tetap menang dengan 111-104.
Di laga tersebut, Parker tampil meÂnjadi bintang Spurs dengan mencetak 23 poin, satu rebounds dan tujuh assists. Sedangkan, Tim Duncan menorehkan 15 poin, 12 rebounds, disusul GiÂnoÂbili mencetak 17 poin.
Dengan kemenangan tersebut, Spurs bertengger di posisi atas klaÂsemen sementar Wilayah Barat. Dengan rekor terÂbaik dari seluruh tim NBA muÂsim ini, mereka berhak menÂdapat keuntungan menggelar laga kandang lebih banyak di fase
play off.“Saya pikir dia melakukan tuÂgas yang baik sepanjang perÂtanÂdingan, tampil agresif, membagi bola, dan ketika kami meÂnyeÂrang, dia mencetak skor (ketika PisÂton) mengejar di akhir perÂtanÂdingan. Dia fanstastis,†puji Popovich seperti dilansir
yaÂhoosport.Pada kesempatan sama, Manu GiÂnobili mengaku senang atas penÂcapaian yang sudah diÂtoÂrehkan timnya. “Kami tahu hari ini kami mengoper bola lebih baik, melibatkan semua anggota tim, dan saya pikir kami bermain bagus, khususnya di awal perÂtanÂdingan,†ujarnya.
[RM]
BERITA TERKAIT: