Sejak peluit tanda perÂtanÂdingan dimulai ditiup, Bulls langÂsung tampil menyerang. Tim yang dimotori Derrick Rose itu suskes mendobrak pertahanan Heat di kuarter pertama, yang memÂbuat tim tamu
shock dan kalah 28-19.
Namun di kuarter kedua, Heat mamÂpu menahan gempuran Bulls. Lewat kerja sama apik anÂtara Chris Bosh dan Dwyane Wade membuat ‘Si Banteng’ haÂrus berjibaku dengan Heat. Kejar mengejar angka pun tidak teÂreÂlakÂkan.
Namun, Wade yang tampil perÂkasa mampu membawa Heat unggul 34-20 sehingga balik menang 48-53 di akhir kuarter kedua.
Absennya bintang andalan Heat LeBron James membuat seÂrang
trio all star (bersama Wade dan Bosh) tidak setajam biaÂsaÂnya. James yang menyaksikan timÂnya bertanding dari bangku
official harus rela melihat Heat jadi bulan-bulanan Bulls.
Loul Deng dan Carlos Boozer dari kubu Bulls langsung unjuk gigi di kuarter ketiga.
Duet keduanya membuat tim asuÂhan Vinny Del Negro kemÂbali meninggalkan Heat dengan skor 25-17 untuk keunggulan Bulls. Bahkan,
jump shot dari RoÂse memberikan keuntungan terÂsendiri bagi Bulls untuk menÂcetak angka, sekaligus kembali ungÂgul 73-70.
Menang di kuarter ketiga, memÂbuat Bulls makin pede. Rose yang tampil makin mengÂgiÂla kembali menghadirkan mimÂpi buruk buat Heats. Lewat aksi
free throw yang dilepaskÂanÂnya, membuat Heat tidak mampu mengejar ketinggalan poin.
Ronnie Brewer pun memÂbeÂriÂkan andil besar bagi Bulls untuk meÂnundukkan Heats melalui
free throw yang dilesakkannya di seÂpanjang kuarter terakhir, sukses membawa Bulls unggul 99-96.
Di laga ini, Derrick Rose menÂjadi penampil terbaik dengan menyumbang 34 angka untuk Bulls.
Power forward Bulls, Carlos Boozer juga menamÂbahÂkan 12 angka dan 10
rebound.Di kubu tim tamu, Dwyne Wade yang sukses menorehkan 33 angka untuk Heat. Sayang perjuangan kerasnya gagal membawa Heat keluar dari keÂkalahan.
[RM]
BERITA TERKAIT: