Selamat Idul Fitri
Selamat Idul Fitri Mudik

Clijsters Mulai Diragukan

Li Na Sabet Gelar Sydney International

Sabtu, 15 Januari 2011, 01:53 WIB
Clijsters Mulai Diragukan
Kim Clijsters
RMOL. Kim Clijsters, favorit kuat juara grand slam Australia Terbuka, mulai diragukan. Petenis asal Belgia itu gagal meraih gelar juara di turnamen tenis Sydney International.

bekas petenis nomor satu dunia itu tumbang di babak final setelah dikalahkan petenis Chi­na, Li Na, 6-7, 3-6.

Bagi Clijsters yang menjadi jua­ra AS Terbuka 2009 dan 2010, kekalahan tersebut men­ja­di pukulan psikologis men­je­lang digelarnya turnamen grand slam Australia Terbuka di Melbourne. Clijsters be­­rada di unggulan teratas ber­sa­ma petenis nomor satu dunia Caroline Wozniacki.

Selain itu, kekalahan tersebut ju­ga menggagalkan Clijsters un­tuk memperbaiki peringkat dari tiga dunia menjadi dua dunia menggeser posisi petenis Rusia, Vera Zvonareva.

“Dia (Li Na, red) bermain cu­kup baik, beberapa pukulannya se­lalu sempurna, sehingga  saya mengalami kesulitan,” kata Clijs­ters seusai pertandingan.

Meski demikian, Clijsters tetap optimistis bisa tampil mak­si­mal di Australia Terbuka. “Juara Australia Terbuka adalah impian saya, soalnya semua orang akan tertuju ke Melbourne,” katanya.

Di Australia Terbuka  Clijs­ters akan menghadapi se­sa­ma bekas petenis nomor satu du­nia, Dinara Safina di putaran per­tama.

Hasil undian lainnya, ung­gulan pertama Caroline Woz­niacki akan bertemu petenis Ar­gentina, Gisela Dulko. Se­dang­kan Venus Williams yang di­tem­patkan sebagai unggulan ke­empat bertemu Sara Errani.

Sementara itu, Bagi Li Na, ke­menangan tersebut akan menjadi mo­tivasi terbesar untuk meng­ha­dapi Australia Terbuka. Apalagi mu­sim lalu, Li Na gagal bersinar pada Australia Terbuka tahun lalu, dia hanya mampu sampai ba­bak semifinal.

“Saya semakin bersemangat un­tuk menatap Australia Ter­buka, ini adalah gelar luar biasa bagi saya,” kata Li Na yang akan menghadapi petenis Swedia, Sofia Arvidsson di putaran pertama Australia Terbuka.

Di tunggal putra, upaya Rafael Na­dal untuk mengawinkan em­pat gelar grand slam dalam se­musim bakal menghadapi co­ba­an berat. Hasil undian kemarin, pe­tenis asal Spanyol itu langsung mendapat perlawanan berat di babak pertama yaitu menghadapi petenis Brazil, Marcos Daniel.

Jika menang, Nadal ber­pe­luang bertemu kompatriotnya Fe­liciano Lopez yang menjadi ung­gulan 31 atau John Isner asal Amerika yang menjadi unggulan 20 di putaran ketiga. Tak hanya sampai di situ, Nadal bisa saja ber­temu unggulan 14, Marin Cilic di babak perempatfinal.

Sedangkan, musuh be­bu­yu­tan­nya, Roger Federer relatif le­bih ringan. Juara bertahan ini ber­temu Lukas Lacko asal Slo­vakia di putaran pertama. Ke­mu­dian bertemu peringkat 12 dunia, Gael Monfils di putaran ke­em­pat, jika menang maka Fedex akan bertemu bekas juara AS Terbuka 2003, Andy Roddick di pe­rempatfinal.   [RM]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA