Hal itu dipastikan oleh Ketua Wilayah SAPMA PP DKI Jakarta, Gerald Purba dalam acara pelantikan yang dihadiri oleh Wakil Ketua MPR RI Abcandra Muhammad Akbar, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Wibi Andrino, Anggota DPRD DKI Jakarta Wita Susilowaty, Ketua Umum SAPMA PP Aulia Arief, serta Ketua MPW PP DKI Jakarta Ilyas Abdullah di Jakarta pada Sabtu, 31 Oktober 2026.
"Hari ini Satuan Purna Pancasila DKI Jakarta resmi dilantik. Ke depannya kami harap kami terbuka sama pihak apapun. Seperti yang saya sampaikan, kami siap menjadi mitra strategis pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan siap berkolaborasi dengan pihak manapun, OKP-OKP kepemudaan lainnya yang ada di Jakarta," ujar Gerald.
Adapun, program kerja utama, Gerald menyebut pihaknya akan segera merumuskannya melalui Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) yang dijadwalkan paling lambat pada Januari mendatang.
Namun, yang paling utama lanjut Gerald, SAPMA PP DKI Jakarta akan terus hadir di tengah-tengah masyarakat, khususnya kalangan generasi muda.
"Program utama yang pasti SAPMA PWD DKI Jakarta harus hadir di tengah-tengah masyarakat, khususnya generasi muda dalam membangun generasi muda yang ada di Jakarta. Itu aksi sosial, terus di dunia pergerakan mengkritisi pemerintah juga kita harus lakukan," jelasnya.
Menyongsong visi Indonesia Emas 2045, Gerald mengungkapkan bahwa pihaknya ingin menstimulus para pemuda untuk terus mengembangkan diri dan memberikan dampak positif.
Di sisi lain, ketika disinggung mengenai cara SAPMA menyampaikan aspirasi dan kritik kepada pemerintah, Gerald menekankan bahwa SAPMA tidak pernah anti terhadap aksi turun ke jalan.
Menurut catatan, organisasi ini memiliki sejarah panjang dalam melakukan aksi unjuk rasa, namun kali ini fokus utama mereka adalah memperkuat legitimasi kepengurusan yang baru saja dilantik.
"Bukan berarti kami SAPMA juga tidak pernah turun aksi, kan. Kami sering turun aksi dari dulu. Tapi mungkin sekarang belum saatnya, karena kami fokus pelantikan dulu, biar legitimasi kami kuat," pungkas Gerald.
BERITA TERKAIT: