Kampung UFO Yogyakarta Gelar Pemilu, Jadi Ajang Regenerasi Anak Muda

 OLEH: <a href='https://rmol.id/about/tifani-5'>TIFANI</a>
OLEH: TIFANI
  • Sabtu, 31 Oktober 2026, 19:25 WIB
Kampung UFO Yogyakarta Gelar Pemilu, Jadi Ajang Regenerasi Anak Muda
Ilustrasi Kampung UFO Yogyakarta Gelar Pemilu (Sumber: Istimewa)
Kecil Besar
rmol news logo Pemilihan Ketua RT di Kampung UFO, Gedongkiwo, Yogyakarta, berlangsung dengan suasana layaknya pemilu nasional. Warga RT 46 RW 10 menggelar pemilihan Ketua RT dan kepengurusan baru pada Jumat(30/10/2026), dengan mengusung semangat regenerasi kepemimpinan kepada generasi muda.

Proses pemilihan ini terbilang menarik karena seluruh kandidat Ketua RT berasal dari kalangan muda berusia 25–45 tahun. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya warga menyiapkan transisi kepemimpinan sekaligus membuka ruang bagi generasi muda untuk terlibat langsung dalam pengelolaan kehidupan sosial kemasyarakatan.

Ketua RT, Sapto Indriyatno, secara tegas menyampaikan dukungannya terhadap regenerasi kepemimpinan tersebut.

"Sudah saatnya yang muda yang memimpin," ujar Sapto dalam sambutannya.

Pemilihan kali ini akan menentukan kepengurusan RT 46 untuk masa bakti 2026–2031. Dalam proses pemungutan suara, warga menerapkan prinsip LUBER (Langsung, Umum, Bebas, dan Rahasia). 

Setiap warga yang telah memiliki KTP mendapatkan hak suara yang sama untuk memilih satu dari lima kandidat melalui surat suara di bilik pemilihan. Kelima kandidat Ketua RT 46 tersebut adalah Agung Kristanto, Bayu Handoko, Ponco Dwi Joko Santoso, Agus Prasetya, dan Ferry. 

Dari hasil pemungutan suara, Agung Kristanto berhasil memperoleh suara terbanyak dan terpilih sebagai Ketua RT yang baru. Pergantian kepemimpinan ini diharapkan membawa gagasan segar dan pola pengelolaan lingkungan yang lebih dinamis, tanpa meninggalkan semangat kebersamaan yang telah dibangun warga sebelumnya.

Kampung UFO Yogyakarta, Lingkungan Unik dengan Misi Peduli Bumi

Kampung UFO merupakan kawasan permukiman di RT 46 RW 10 Gedongkiwo, Yogyakarta, yang memiliki identitas unik melalui mural bertema UFO dan alien. Kampung ini diinisiasi pada 2024 melalui kolaborasi warga dengan tujuan menciptakan lingkungan yang bersih, bebas sampah, sekaligus memiliki narasi visual khas melalui karya seni jalanan atau street art.

Mengusung konsep "Mari Menjaga Planet Bumi", warga Kampung UFO berupaya membangun kesadaran kolektif untuk menjaga kelestarian alam dan lingkungan sekitar. Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai kegiatan nyata, termasuk menjaga kebersihan kawasan dan memperkuat kerukunan antarwarga.

Keseriusan warga dalam mengelola lingkungan juga membuat RT 46 kerap mendapatkan predikat sebagai salah satu wilayah RT terbersih. Kampung UFO secara resmi diresmikan pada 21 Juli 2024, bertepatan dengan Indonesia UFO Day atau Hari UFO Nasional. 

Peresmian dilakukan oleh Sapto Indriyatno dan Suhardjono melalui kolaborasi dengan Indonesia UFO Network (IUN), sebagai bagian dari rangkaian Indonesia UFO Festival (IUF) 2024.

Pemilihan Ketua RT 46 Kampung UFO tidak sekadar menjadi agenda pergantian kepengurusan. Proses tersebut juga memperlihatkan bagaimana kesadaran regenerasi kepemimpinan dapat tumbuh dari lingkungan masyarakat.

Keterlibatan generasi muda dalam kepengurusan RT diharapkan membawa ide-ide baru, memperkuat gotong royong, serta mendorong pengelolaan lingkungan yang lebih adaptif terhadap berbagai tantangan. Di tengah berbagai persoalan kepemimpinan dan kebijakan publik yang belakangan memunculkan kritik hingga gelombang demonstrasi, praktik demokrasi di tingkat lokal seperti ini dapat menjadi gambaran bahwa regenerasi kepemimpinan yang sehat bisa dimulai dari lingkup paling dekat dengan kehidupan masyarakat.

Penggagas Kampung UFO, Venzha Christ, turut menyampaikan dukungannya terhadap keberlanjutan berbagai kegiatan dan semangat regenerasi kepemimpinan di lingkungan tersebut. Ia mengatakan akan terus mendukung berbagai inisiatif yang telah dibangun warga, termasuk kegiatan yang digerakkan generasi muda.

"Mencintai dan menjaga alam sekitar kita dengan pengetahuan, teknologi, serta kegiatan yang nyata adalah titik temu yang menarik jika dikolaborasikan dengan potensi yang dimiliki oleh warganya," kata Venzha.

Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan inisiatif warga Kampung UFO. Dengan demikian, pergantian kepemimpinan tidak hanya menjadi proses administratif, tetapi juga momentum untuk memperkuat gotong royong, menjaga lingkungan, dan mengembangkan potensi masyarakat.rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
EDITOR: TIFANI

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA