Kapan Awal Musim Hujan 2026 di Indonesia? Cek Prakiraan BMKG

 OLEH: <a href='https://rmol.id/about/tifani-5'>TIFANI</a>
OLEH: TIFANI
  • Selasa, 13 Oktober 2026, 18:37 WIB
Kapan Awal Musim Hujan 2026 di Indonesia? Cek Prakiraan BMKG
Ilustrasi Kapan Awal Musim Hujan 2026 di Indonesia (Sumber: Gemini Generated Image)
Kecil Besar
rmol news logo Kapan musim hujan di Indonesia menjadi pertanyaan yang banyak dicari masyarakat menjelang akhir tahun 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan musim hujan 2026/2027 datang secara bertahap di berbagai wilayah, dengan waktu awal musim yang berbeda-beda di setiap daerah. 

Perbedaan tersebut dipengaruhi kondisi atmosfer dan iklim yang memengaruhi pola curah hujan di Indonesia. Informasi mengenai jadwal musim hujan penting untuk membantu masyarakat mengantisipasi perubahan cuaca, terutama potensi hujan lebat, banjir, dan tanah longsor. 

Lantas, kapan awal musim hujan 2026 di Indonesia, wilayah mana saja yang lebih dahulu memasuki musim hujan, dan bagaimana prakiraan BMKG untuk periode Oktober hingga Desember 2026?

Kapan Musim Hujan di Indonesia?

Mengutip laporan BMKG, peralihan menuju musim hujan di berbagai wilayah Indonesia berlangsung pada paruh kedua tahun, terutama sekitar Oktober hingga Desember. Meski demikian, waktu awal musim hujan dapat berbeda-beda, bergantung pada pola iklim setempat, kondisi atmosfer, dan dinamika laut.

Untuk periode 2026/2027, prediksi BMKG menunjukkan bahwa November dan Desember menjadi periode awal musim hujan yang mencakup bagian terbesar wilayah Indonesia. Sebanyak 185 Zona Musim (ZOM), atau sekitar 24,66 persen luas daratan Indonesia, diperkirakan mulai mengalami musim hujan pada November 2026. 

Sementara itu, 266 ZOM, atau sekitar 17,31 persen luas daratan, diprediksi mulai memasuki musim hujan pada Desember 2026. Perkiraan tersebut bukan berarti seluruh daerah akan langsung mengalami hujan secara rutin pada bulan yang sama. 

Sebagian wilayah dapat mengalami awal musim hujan lebih awal, sedangkan wilayah lain baru memasuki musim hujan setelahnya. Oleh sebab itu, informasi berdasarkan provinsi atau kabupaten menjadi lebih berguna untuk memperkirakan kondisi di sekitar tempat tinggal.

Musim Hujan 2026/2027 Datang Lebih Lambat

BMKG menyebutkan bahwa 529 Zona Musim (ZOM) yang mencakup sekitar 61,08 persen luas daratan Indonesia, diperkirakan mengalami awal musim hujan lebih lambat dibandingkan rata-rata klimatologisnya. Salah satu faktor yang memengaruhi kondisi tersebut adalah fenomena El Niño, yang berkaitan dengan perubahan suhu permukaan laut di Samudra Pasifik tropis dan dapat mengubah pola curah hujan di Indonesia. 

BMKG juga menyoroti potensi pengaruh Indian Ocean Dipole (IOD) positif yang dapat memperkuat kondisi lebih kering di sejumlah wilayah. Penjelasan mengenai El Niño dari National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) juga menyebutkan bahwa fenomena ini umumnya berkaitan dengan berkurangnya pembentukan awan dan curah hujan di Indonesia. 

Namun, dampaknya tidak selalu sama di setiap wilayah dan setiap kejadian. Karena itu, masyarakat sebaiknya tidak menganggap bahwa hujan akan langsung turun merata begitu memasuki Oktober atau November. 

Awal musim hujan tetap perlu dilihat berdasarkan prakiraan khusus wilayah, sementara kondisi cuaca harian dapat berubah dalam waktu singkat.

Perkiraan Bulan Awal Musim Hujan di Indonesia

Berdasarkan prediksi BMKG untuk musim hujan 2026/2027, sebagian besar wilayah Indonesia diperkirakan mulai memasuki musim hujan pada November dan Desember 2026. Sebanyak 185 ZOM atau sekitar 24,66 persen luas daratan Indonesia diperkirakan memasuki musim hujan pada November 2026. 

Wilayahnya mencakup sebagian Sumatera, Jawa, Kalimantan, Bali, NTB, Sulawesi, Maluku, dan sejumlah wilayah lainnya. Sebanyak 266 ZOM atau sekitar 17,31 persen luas daratan Indonesia diperkirakan mulai mengalami musim hujan pada Desember 2026. 

Perkiraan ini mencakup sebagian Lampung, sebagian besar Jawa, Bali, NTB, NTT, Sulawesi, dan wilayah lainnya. BMKG memperkirakan sebagian besar wilayah Indonesia mengalami puncak musim hujan pada Desember 2026 hingga Februari 2027.

Secara umum, puncak pada Desember diperkirakan terjadi di sebagian besar Sumatera dan Kalimantan serta sejumlah wilayah lain. Pada Januari, puncak diperkirakan berlangsung di sejumlah wilayah Jawa, sebagian Bali dan Nusa Tenggara, serta wilayah lainnya. 

Sementara itu, sebagian besar Jawa, Bali, NTT, dan sejumlah wilayah lain diperkirakan mengalami puncak pada Februari 2027.rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
EDITOR: TIFANI

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA