Pemasangan E-Trap Cegah Kebocoran PAD Sektor Parkir

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widodo-bogiarto-1'>WIDODO BOGIARTO</a>
LAPORAN: WIDODO BOGIARTO
  • Kamis, 24 September 2026, 06:32 WIB
Pemasangan E-Trap Cegah Kebocoran PAD Sektor Parkir
Ilustrasi E-Trap. (Foto: Istimewa)
Kecil Besar
rmol news logo Panitia Khusus (Pansus) Tata Kelola Perparkiran DPRD DKI Jakarta mendorong percepatan digitalisasi sistem perparkiran melalui pemasangan E-Trap. Tujuannya, memantau transaksi dan pendapatan parkir secara real time.

Dengan begitu, meminimalisasi potensi kebocoran sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor perparkiran.

Ketua Pansus Jupiter mengatakan, masih terdapat indikasi kebocoran dalam pengelolaan perparkiran. Digitalisasi harus menjadi prioritas agar seluruh transaksi terpantau secara transparan.

“Digitalisasi itu penting karena tidak ada cara lain,” kata Jupiter, dikutip dari laman DPRD DKI Jakarta, Kamis 24 September 2026.

Tanpa pemantauan secara real time dengan pemasangan E-Trap, kata Jupiter, tidak akan mungkin DKI Jakarta menaikkan pendapatan asli daerah dari sektor perparkiran.

Pansus juga meminta agar pemasangan perangkat digital segera terealisasi. Nantinya, Pemprov DKI bisa mengetahui besaran pendapatan parkir secara langsung. Memiliki basis data akurat dalam pengawasan pajak parkir.

Hingga kini, Pansus masih menoleransi kepada pihak terkait untuk menindaklanjuti rekomendasi tersebut. Namun, bila rekomendasi kedua tidak dilaksanakan, akan meminta gubernur untuk menindaklanjuti.

“Jadi kami meminta dalam waktu yang sesingkat-singkatnya agar segera diimplementasikan, agar segera pemasangan digitalisasi ini dari Bapenda (Badan Pendapatan Daerah) untuk segera dipasang,” kata Jupiter.rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA