Dalam kesempatan tersebut Basuki juga memperlihatkan keahlian lain yang dimilikinya. Jika selama ini melihat ia fokus di bidang konstruki bangunan, ternyata Basuki juga piawai untuk memecahkan hebel (batu bata dari beton) dengan menggunakan telapak tangan.
Sebelum beraksi, Basuki terlihat berkonsentrasi dan mengambil napas dalam-dalam dan selanjutnya menggunakan kekuatan tangan menghancurkan hebel bersusun tersebut dan hancur jadi dua.
Kepada awak media Basuki mengaku kemampuan memecahkan hebel pernah dipelajarinya saat muda dulu. Saat dirinya aktif mengikuti latihan karate.
"Dulu (waktu muda) suka ikut karate," ucapnya kepada awak media, seperti diwartakan
Kantor Berita RMOLJateng, Sabtu (5/11).
Terkait Pelatihan Bela Negara bagi PPK & Pokja PBJ Kementerian PUPR ini Basuki menyebut mereka dilatih di markas Kopassus Kartosuro ini selama dua minggu.
Pelatihan Bela Negara ini bertujuan untuk mempersiapkan insan-insan PUPR yang berdedikasi, berkarakter kuat, berjiwa pantang menyerah sekaligus menumbuhkan nilai-nilai patriotisme, kepemimpinan, kedisiplinan, militansi dan cinta Tanah Air.
Mereka yang mengikuti pelatihan ini adalah Pokja untuk pengadaan barang dan jasa dan PPK (pejabat pembuat komitmen) ini merupakan ujung tombak PUPR, jelas Basuki, makanya PU ada di sini.
"Itu tadi ada pejabat kepala balai BP2JK itu tugasnya melakukan pelelangan-pelelangan itu godaannya sangat tinggi. Demikian juga PPK, tugasnya untuk menandatangani kontrak," lanjut Basuki.
Ditambahkan Basuki, kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkesinambungan.
"Saya ingin memberikan kontribusi untuk ketahanan mental, integritas para pejabat PU yang menjadi ujung tombak," pungkasnya.
BERITA TERKAIT: