Wakapolres Tangsel, Kompol Stephanus Luckyto langsung memimpin untuk membubarkan massa.
"Kami persilahkan untuk membubarkan diri terima kasih," tegas Luckyto di sekitar Mapolres Tangsel, seperti diberitakan
Kantor Berita RMOLBanten, Selasa (15/12).
Tak berselang lama, ratusan personel gabungan TNI-Polri juga turut mengawal pembubaran massa agar tidak berkerumun.
Ratusan massa simpatisan Habib Rizieq SHihab dibubarkan menjauh dari jalan sekitar Mapolres Tangsel.
Sementara itu salah satu perwakilan massa, Iswandi mengatakan, aksi ini merupakan aksi moral atas keprihatinan terhadap Habib Rizieq yang kini ditahan Polda Metro Jaya.
"Ini adalah aksi moral, keprihatinan atas imam kita Habib Rizieq yang telah didzalimi dan juga kami atas nama umat Islam Tangsel menuntut keadilan terhadap enam laskar yang terbunuh tanpa ada bukti atau perlawanan, saya menuntut keadilan supaya Kapolri dan Kapolda bebaskan Habib Rizieq," tandasnya.
Sebelumnya diberitakan, ratusan personel Polres Tangsel dibantu personel Polda Metro Jaya serta TNI dan Satpol PP Tangsel, membentuk barikade untuk menahan massa pendukung Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab menuju Mapolres Tangsel, Selasa (15/12).
Pantauan
Kantor Berita RMOLBanten, ratusan personel gabungan langsung membuat barikade yang berjarak sekitar 300 meter dari Mapolres Tangsel.
Setiap pengendara melintas diperiksa ketat oleh personel yang berjaga di ring 1. Sementara itu, di ring 2 juga terdapat personel yang berjaga dengan peralatan lengkap.
Sementara itu, pukul 14.00 WIB, secara bergelombang massa simpatisan Habib Rizieq Shihab sudah berdatangan dengan membawa bendera kebesaran FPI dan hanya berjarak sekira 100 meter dari ring 1.
BERITA TERKAIT: