Wagub DKI Minta Aparat Kepolisian Tidak Terprovokasi Massa Aksi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-alfian-1'>AHMAD ALFIAN</a>
LAPORAN: AHMAD ALFIAN
  • Selasa, 13 Oktober 2020, 20:27 WIB
Wagub DKI Minta Aparat Kepolisian Tidak Terprovokasi Massa Aksi
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria/Net
rmol news logo Massa aksi unjuk rasa menolak omnibus law UU Cipta Kerja yang dilakukan sejumlah elemen di sekitar Istana Merdeka kembali bentrok dengan aparat Kepolisian.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta agar aparat tidak terprovokasi bila ada tindakan anarkistis saat aksi demo penolakan UU Cipta Kerja.

Dia juga mengimbau agar pihak Kepolisian yang bertugas tetap mengedepankan penanganan humanis dalam mengamankan aksi demo tersebut.

"Harapan kami aparat tidak terprovokasi karena di setiap aksi demo biasanya ada saja yang menyusup, yang ditunggangi atau ada yang emosi daripada aksi-aksi unjuk rasa," kata Riza saat ditemui di Balaikota DKI Jakarta, Selasa (13/10).

Sebelumnya, bentrokan antara massa dengan aparat Kepolisian juga tak terhindarkan pada unjuk rasa yang dilakukan Kamis lalu (8/10).

Akibatnya sejumlah fasilitas publik di DKI Jakarta rusak karena ulah massa yang anarkis saat unjuk rasa penolakan omnibus law UU Cipta Kerja.

Setidaknya ada 46 halte Transjakarta menjadi bulan-bulanan massa aksi yang melakukan penjarahan dan pembakaran. Diperkirakan total kerugian mencapai Rp 65 milliar. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA