Ungkapan belasungkawa pun mengalir dari banyak pihak, salah satunya datang dari Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi.
"Innalillahi wa innailaihi rajiun. Saya beserta jajaran anggota DPRD DKI Jakarta turut berduka cita sedalam-dalamnya atas berpulang ke rahmatullah sahabat kami Hj. Umi Kulsum Anggota Komisi A dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera DPRD DKI Jakarta," ungkap Prasetio lewat akun twitter pribadinya, Minggu (30/8).
Politisi PDI Perjuangan itu kemudian mendoakan agar almarhumah wafat dalam keadaan husnul khotimah dan segala amal ibadahnya diterima sang pencipta.
"Diampuni segala dosa-dosanya, dilapangkan kuburnya, mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan kesabaran," sambungnya
Sementara itu, Humas DPW PKS DKI Jakarta Zakaria Maulana Alif mengatakan, Umi Kulsum, politisi perempuan asal Fraksi PKS DPRD DKI meninggal dunia akibat penyakit yang sudah lama diidapnya.
"Almarhumah meninggal dunia karena komplikasi penyakit," kata Zakaria saat dikonfirmasi Kantor Berita Politik RMOLJakarta, Sabtu (29/8).
Zakaria memastikan Umi Kulsum tidak terpapar Covid-19. Karena berdasarkan hasil dua kali tes swab, perempuan berusia 47 tahun itu hasilnya negatif.
"Bukan karena Covid. Tes swab dua kali negatif," ujar Zakaria.
Sebelumnya, politisi PKS yang juga Sekretaris Komisi A DPRD DKI Jakarta, Dani Anwar meninggal dunia pada 3 Agustus lalu.
Pria yang akrab disapa Bang Dani ini menghembuskan nafas terakhir di rumah sakit Angkatan Laut Mintohardjo pada pukul 09.00 karena sakit.
BERITA TERKAIT: