Bantuan tersebut selanjutnya disebar ke sejumlah rumah sakit rujukan Covid-19 serta fasilitas kesehatan lainnya.
Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan, yang secara simbolis menerima bantuan tersebut mengapresiasi langkah yang dilakukan para kolaborator dalam membantu menangani Covid-19.
“Ini waktunya pembatasan sosial melahirkan solidaritas sosial, sehingga yang punya tabungan bantu yang tidak punya tabungan agar mereka survive. Dan kami juga membantu menyiapkan platform untuk semua bisa berkontribusi melalui Kolaborasi Sosial Berskala Besar(KSBB),†terang Gubernur Anies di Balaikota DKI Jakarta, Jumat (15/5).
Sementara itu Ketua UID, Tuti Hadiputranto menyampaikan banyak terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pemerintah RI pada umumnya, dan Pemerintah DKI Jakarta pada khususnya, serta semua pihak yang telah mengerahkan usaha terbaiknya untuk secara terus menerus mengatasi pandemi Covid-19 ini.
“Bantuan masker ini diharapkan dapat mempercepat penanganan Covid-19. Semoga melalui kerjasama seluruh stakeholder, Indonesia dapat mengatasi pandemi ini,†ucapnya.
Hingga 14 Mei 2020, Pemprov DKI telah menerima bantuan dari total 177 kolaborator yang berasal dari berbagai unsur.
Selain itu selama bulan Ramadan, Pemprov DKI Jakarta juga mengajak masyarakat untuk menyisihkan hartanya demi menolong sesama, khususnya warga terdampak pandemik Covid-19 melalui program Kolaborasi Sosial Berskala Besar atau KSBB.
Bantuan yang diberikan diprioritaskan berupa bahan pangan pokok, makanan siap saji, hingga uang tunai, yang dapat disalurkan melalui situs corona.jakarta.go.id/ksbb.

BERITA TERKAIT: