Dinas Pariwisata Tangsel untuk berkoordinasi dengan beberapa hotel di wilayah Tangsel dan juga berkoordinasi dengan Perhimpunan Hotel dan Restaurant Indonesia (PHRI) Tangsel.
Kepala Dinas Pariwsiata Tangsel, Dadang Sofyan, menjelaskan sudah ada lima hotel yang bersedia untuk dijadikan tempat istirahat tenaga medis dan paramedis.
"Kelima hotel itu, Hotel Santika BSD, Hotel Grand Zuri, Hotel Soll Marina Serpong, Aviari Bintaro dan Hotel Santika Premiere Bintaro," ujar Dadang, dilansir dari
Kantor Berita RMOLBanten, Selasa (7/4).
Dari kelima hotel yang bersedia menampung tenaga medis dan paramedis, hanya Hotel Santika BSD yang bisa dikatakan sudah siap dari segala aspek yang dibutuhkan.
"Secara mental dan fisik untuk melayani petugas medis, hanya Hotel Santika BSD yang paling siap," katanya.
Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie menjelaskan, setidaknya ada ratusan tenaga medis dan paramedis yang menangani pasien Covid-19 di Tangsel.
"Yang terlibat secara aktif seperti dokter spesialis, dokter umum, paramedisnya itu ada bidan, perawat di RSU, Puskesmas Pamulang kurang lebih ada ratusan tenaga medis," ungkap Benyamin.
Benyamin menerangkan jika ini merupakan inisiatif Pemkot Tangsel untuk melayani tenaga medis dan paramedis yang tak kenal lelah membantu pemerintah menangani Covid-19.
Meski demikian, Pemkot Tangsel masih akan menunggu adanya permintaan dari tenaga medis dan paramedis untuk singgah beristirahat di lima hotel yang sudah ditunjuk.
"Belum ada permintaan, tapi kita tetap stand by. Ya ini inisiatif kita (Pemkot Tangsel) dan disambut baik oleh PHRI, ya Alhamdulillah. Nantinya jika sudah ada permintaan, kami akan siapkan transportasi antar jemput menuju hotel," terangnya.
BERITA TERKAIT: