Berdasarkan pantauan, sejumlah pantai, seperti Pantai Sambolo I, II, dan Mambruk masih saja dikunjungi sejumlah wisatawan, baik dari Banten maupun dari luar.
Salah sorang penjaga pantai Sambolo I, Dayat Kardad (35) mengungkapkan, wabah corona secara signifikan tidak memengaruhi pelancong yang datang ke pantai Sambolo I.
"
Alhamdulillah, meskipun sekarang lagi
booming soal corona, pantai Sambolo I masih ada saja wisatawan yang datang baik dari sekitar Anyer maupun dari luar Anyer sendiri," katanya dilansir
Kantor Berita RMOLBanten, Selasa (17/3).
Ia bahkan membandingkan kasus wabah corona seperti saat ini tak lebih parah dibandingkan kasus tsunami yang terjadi tahun lalu. Di mana dalam bencana alam tersebut membuat wisata di Anyer benar-benar sepi.
"Tidak ada wisatawan sama sekali yang datang baik lokal maupun luar. Tapi untuk kasus corona saat ini, kita masih kedatangan tamu. Seperti yang mas bisa lihat sendiri (sambil menunjuk pasangan muda mudi yang berasal dari jakarta dan Tanggerang yang sedang asik berenang)," jelasnya.
Hal senada juga disampaikan pedagang makanan jenis otak-otak bernama Holil (32). Ia bercerita, dirinya sudah 10 tahun lalu berjualan di sepanjang Pantai Anyer
Semenjak peristiwa tsunami 22 Desember 2018, Anyer menjadi kota mati selama beberapa bulan.
"Sekarang Anyer sudah kembali ramai seperti dulu, meskipun wabah corona kian menjadi. Akan tetapi, masih ada pengunjung yang datang," tuturnya.
BERITA TERKAIT: