Rencananya, ruang itu akan ditambah. Hal ini dikarenakan RSUD Kudus jadi salah satu rumah sakit rujukan perihal penanganan corona di Jawa Tengah.
"Kami akan melakukan penambahan 11 tempat tidur dengan standar tinggi di gedung bagian selatan," kata Direktur RSUD Kudus Abdul Aziz Achyar, dilansir dari
Kantor Berita RMOLJateng Minggu (8/3).
Penambahan itu sebagai antisipasi apabila banyak pasien yang akan dirujuk ke RSUD Kudus. Sehingga, persiapan itu dilakukan pihaknya sedini mungkin.
"Saat ini satu ruang yang sudah ada dilengkapi dengan dua tempat tidur," sebutnya.
Selain ruang isolasi, pihaknya juga menyediakan ruang infeksi bagi para pasien yang dinyatakan positif covid-19.
Dilengkapi dengan 36 tempat tidur, ruang infeksi ini menggunakan tekanan negatif karena tidak menggunakan pendingin. Melainkan penyedot udara.
"Kemudian untuk tenaga medis khusus meliputi dokter penyakit dalam dan dokter paru. Kami siagakan dokter spesialis yang akan menangani gejala infeksi saluran pernafasan yang diidap pasien," imbuhnya.
Ditambahkan, pihaknya juga mengimbau agar warga tidak takut dan panik berlebihan terhadap isu corona yang beredar. Yang terpenting tetap menerapkan pola hidup sehat.
BERITA TERKAIT: