Kedutaan Besar Republik Indonesia dan Konsulat Jenderal RI di Turki berkoordinasi dan memantau penanganan WNI yang ada di Timur Tengah.
Duta Besar RI untuk Turki, Lalu Muhamad Iqbal, dalam rilis resminya, mengatakan pemerintah telah memulangkan 74 jamaah umrah dari Istambul. Menyusul 93 orang yang dipulangkan. Lalu sebanyak 120 orang jamaah lagi, yang akan dipulangkan.
"Menlu terus pantau penanganan WNI jamaah umrah di berbagai airport di Timur Tengah, termasuk Turki. Segera setelah Pemerintah Saudi umumkan kebijakannya, sesuai arahan Menlu kami langsung berkoordinasi dengan Turkish Airlines,†terang Iqbal, Jumat (28/2).
Pemulangan jamaah umrah menggunakan maskapai Turkish Airlines, baik yang menuju Jakarta langsung atau Denpasar dan Singapura. Semuanya akan dipulangkan tanpa biaya tambahan.
“Semua akan dipulangkan ke daerah asal tanpa dikenai biaya tambahan apapun. Dan pada saat situasi sudah memungkinkan mereka akan diterbangkan untuk umrah tanpa dikenai biaya tambahan,†kata Iqbal.
Sebanyak 910 orang telah tiba di Arab Saudi dengan menumpang pesawat Turkish Airlines. Pemerintah akan melakukan pemulangan secara bertahap.
KJRI Istanbul bakal mendampingi para jamaah untuk melakukan proses transfer penerbangan saat jamaah umrah tiba di bandara setempat.