Dari keterangan saksi mata bernama Putu Aristana, kondisi jenazah tersebut ditemukan tanpa busana dan dalam keadaan sudah membusuk.
Kepada Tim Basarnas Bali, saksi yang juga merupakan Captain Boat Nusa Penida Ocean Trip tersebut menjelaskan, posisi jenazah berada di koordinat 08° 42' 98" S - 115° 27' 034" E dan ditemukan sebuah kamera GO-PRO yang masih tersangkut di tangannya.
Kepala Kantor Basarnas Bali, Gede Darmada mengatakan, laporan penemuan jenazah langsung ditindaklanjuti oleh personel dari Unit Siaga SAR Nusa Penida.
“Mereka langsung melakukan koordinasi dengan nelayan setempat agar dapat menggunakan jukung untuk melakukan pencarian," jelas Darmada.
Setelah menerjunkan sejumlah personel Basarnas, namun jasad tanpa busana tersebut sudah tidak ada saat hendak dievakuasi.
"Rupanya jenazah dilepas oleh boat yang menemukan. Jadi tim harus kembali melakukan pencarian hingga 10 menit lamanya mengikuti arah arus dan akhirnya terlihat ada tubuh manusia yang terapung," ungkap Darmada.
Proses evakuasi selesai dilakukan sekitar pukul 11.15 WITA. Penuturan dari tim yang melakukan evakuasi, jenazah tersebut diperkirakan WNA berjenis kelamin laki-laki berusia 40 tahun. Kondisinya pun sudah membengkak.
“Jenazah sudah dibawa ke Rumah Sakit Pratama, tugas tim SAR gabungan sudah selesai. Untuk langkah selanjutnya mengenai identifikasi, kami serahkan kepada kepolisian," tutupnya.
Selama pelaksanaan operasi, tim SAR juga melibatkan unsur SAR dari Pos AL Nusa Penida, Polsek, Balawista, RS Pratama dan nelayan setempat.