Skema baru ganjil-genap (ganjen) diharapkan mampu mengurai kemacetan di ibukota dan bisa membuat transportasi atlet di Asian Games berjalan lancar.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno meminta kepada seluruh pengguna jalan di Jakarta untuk mematuhi perluasan kawasan dan waktu ganjen ini. Dia meminta masyarakat DKI bersabar atas aturan tersebut.
“Mohon bersabar ini (ganjen) bukan ujian, justru kami ingin masyarakat bisa mengubah kebiasaan dari menggunakan kendaraan pribadi ke transportasi umum,†ujarnya di akun Twitter @sandiuno, sesaat lalu, Rabu (8/8).
Menurutnya, ada efek positif yang turut didapat warga DKI atas pemberlakuan tersebut. Sistem ini, sambungnya, berdampak baik pada kualitas udara di Jakarta, bahkan mendekati standar World Health Organization (WHO).
“WHO sendiri menetapkan standar PM 2.5 harian (kualitas udara) 25 25µg/m3, dan saat ini Jakarta mendekati angka tersebut,†jelasnya.
Selama empat hari terakhir, jabar Sandi, kualitas udara di Jakarta sudah mencapai angka 28 µg/m3.
“Yuk guys, bukan hanya kita menyukseskan Asian Games, tapi kita ubah kebiasaan kita dari kendaraan pribadi ke transportasi umum,†tukasnya.
[ian]