Puluhan massa mengeluhkan sepi dan hilangnya mata pencaharian mereka pasca penutupan terminal bus B Pulogebang.
"Sejak ditutup kami bingung akan pekerjaan kami, kami kadang makan dan minum dari teman-teman yang lain, kam disini menuntut janji Anies-Sandi," ujar Alkausart sebagai koodinator demo di depan Balaikota DKI Jakarta, Rabu (11/4).
Pasalnya, penutupan yang dilakukan sejak 28 Januari 2017 sampai saat ini tidak menemukan hasil, meski pihak DPRD sudah melakukan audiensi dengan pihak paguyuban supir dan warga pulogebang. Demo tersebut menuntut penegasan SE. No 385/1.8111 dicabut karena merugikan mereka.
Selain itu, massa juga mendorong Anies untuk menepati janjinya dalam kampanyenya yakni mensejahterahkan warganya.
Sayangnya, para demonstran tidak dapat bertemu langsung dengan gubernur dan wakil gubernur dikarenakan mereka sedang pergi mengikuti rakornas partai Gerindra di Bogor.
[mel]
BERITA TERKAIT: