"Pastikan 15 Januari itu sudah bisa langsung dipakai, jangan harus menunggu lagi keputusan pengecekan. Jadi kerjainnya bareng gitu, jangan sekuensi, kalau nanti (penyelesaian) mundur lagi 2 minggu, akhirnya kita dimaki orang lagi," tegas Sandi kepada wartawan di proyek jalan layang Pancoran, Jakarta Selatan, Sabtu (30/12).
Menurut Sandi, pada awalnya, target proyek ini seharusnya selesai akhir 2017. Namun, hal itu belum bisa tercapai karena pembangunan jalan layang belum selesai 100 persen.
"Begitu pulang liburan, orang masih merasa macet di sini pasti menggerutu, pasti akan semakin menambah beban. Padahal ini sebetulnya secara pengerjaan, mestinya sih sudah selesai," ungkap Sandi.
Ditambah lagi, konstruksi jalan layang sebetulnya sudah tersambung dan jalanan juga sudah dipasang. Namun, pagar pembatas betonnya dan tiang lampu penerangan jalan belum terpasang.
"Salah satu penyebabnya adalah cuaca. Selain itu, ada bagian jalan layang yang strukturnya harus diperbaiki kembali," kata Sandi.
Untuk itu, Sandi meminta pimpinan proyek jalan layang untuk menambah jumlah pekerja. Pada saat-saat terakhir seperti ini, menurutnya, jumlah pekerja harus ditambah untuk mempercepat penyelesaian.
"Ini saya lihat kurang orangnya, mau finishing begini kalau bisa ditambah (pekerja), dipastikan begitu," demikian Sandi.
[san]
BERITA TERKAIT: