"Dengan ketua umum baru, Golkar bisa saja mencabut dukungan ke Emil," ujar Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin seperti dilansir
RMOLJabar, Jumat (15/12).
Bisa saja, kata dia, dukungan Golkar terhadap Ridwa Kamil dicabut seiring kepemimpinan baru di Golkar di bawah Airlangga Hartato.
"Politik itu kan dinamis, jadi bisa saja berubah," katanya.
Meski begitu, Ujang pesimis Golkar akan membuat keputusan baru jika sudah ada deal antara Airlangga dengan Istana. Ridwan Kamil sejauh ini dikabarkan didukung Istana melalui jejaring Partai Nasdem yang menjadi partai pengusung pertama.
"Jika Airlangga sudah deal dengan istana, bisa saja tidak berubah. Namun jika Airlangga independen, maka keputusannya bisa lain," pungkas Ujang.
[dem]
BERITA TERKAIT: