Dikonfirmasi soal itu, Kepala Dinas Pariwisata, Tinia Budianti mengaku bahwa dirinya telah mewanti-wanti pihak penyelenggara acara untuk menyesuaikan semua atraksi sesuai dengan budaya ketimuran Indonesia.
"Kita pakaikan saja dia pakaian normal, bisa lah," katanya di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (11/12).
Peringatan itu menurut dia juga berlaku kepada seluruh penyanyi wanita yang kerap berpakaian sexy dari luar negeri saat mereka mau manggung di Jakarta.
"Sebagian besar penyanyi atau artis asing sudah diwarning mereka harus pakaian sopan kok. Saya (juga) sudah warning mereka (penyelenggara DWP) kalau mereka macam-macam, ini bukan hanya tahun ini, tapi menyangkut izin tahun-tahun berikutnya," tegasnya.
Untuk mencegah agar para penari dancer tidak memakai pakaian di luar norma budaya Indonesia saat acara berlangsung, Tania memastikan bahwa nanti pihaknya akan melakukan pengawasan. Pengawasan itu kata dia juga untuk memastikan bahwa tidak ada peredaran minuman keras, narkoba, atau bahkan seks bebas.
"Yang jelas harus disesuaikan dengan norma ketimuran gitu loh," tukasnya.
[san]
BERITA TERKAIT: