Setelah Dilantik, Lieus Minta Anies-Sandi Tak Lupakan Sampah

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Minggu, 15 Oktober 2017, 12:13 WIB
Setelah Dilantik, Lieus Minta Anies-Sandi Tak Lupakan Sampah
Ilustrasi/Net
rmol news logo Tokoh masyarakat Tionghoa yang juga Koordinator Komunitas Tionghoa Anti Korupsi (KomTak), Lieus Sungkharisma meminta setelah dilantik besok (Senin,16/10), Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Anies Baswedan - Sandiaga Uno tidak melupakan masalah sampah yang sudah bertahun-tahun menjadi momok di ibukota.

"Setelah dilantik, Anies-Sandi harus mencari cara terbaik dan komprehensif untuk mengatasi sampah di ibukota ini," kata Lieus kepada redaksi.

Menurut Lieus, permintaannya ini bukan tanpa alasan. Selama ini, kata dia, tak banyak gubernur Jakarta yang memiliki program komprehensif dalam mengatasi masalah sampah di Ibukota.

"Setiap tahun solusi mengatasi sampah ibukota yang jumlahnya mencapai 6 ribu ton persen hari itu selalu saja TPA (Tempat Pembuangan Akhir). Tak ada solusi yang lebih dari itu," katanya.

Padahal, tambah Lieus, sebagai kota metropolitan sudah saatnya Jakarta memiliki teknologi tepat guna yang bisa mengolah sampah menjadi energi atau yang lainnya.
"Jakarta bisa meniru teknologi yang digunakan kota-kota besar lainnya di dunia soal penanganan sampah ini," tambahnya.

Selama ini Pemprov DKI selalu membuang sampah warga Jakarta ke sejumlah TPA seperti di Bantar Gebang, Bekasi, di Bogor maupun di Cilincing, Jakarta Utara. Selama proses pembuangan sampah ke TPA itu berlangsung, sudah beberapa kali terjadi insiden penolakan oleh warga di daerah-daerah tersebut.

Padahal, tambah Lieus, sampah dapat diolah menjadi energi listrik ataupun aspal seperti yang dilakukan di India. Bahkan negara seperti Singapura sudah memiliki lima waste plant dalam program waste to energy.

"Pemprov DKI harus punya program  mengubah sampah menjadi energi atau hal yang berguna lainnya," tegas Lieus.

Lieus menaambahkan, problem sampah di Jakarta tidak boleh dibiarkan. Seyogianya sampah warga Jakarta ditangani oleh Jakarta sendiri tanpa merugikan warga di daerah lain. Karena itulah, imbuh Lieus, Anies-Sandi harus mencari solusi yang menyeluruh terhadap penanganan sampah ini.

"Bahwa persoalan sampah warga Jakarta tidak menjadi prioritas saat keduanya berkampanye, tapi itu tidak berarti Anies-Sandi boleh menganggap enteng masalah sampah ini," ujarnya.

Lieus berharap sebagai gubernur dan wakil gubernur Jakarta yang baru, Anies-Sandi sudi memberi perhatian khusus pada masalah sampah ini. Sebab, papar Lieus, sampah yang tidak dikelola dengan baik bukan hanya akan merusak pemandangan dan mengganggu kesehatan, tapi juga menjadi salah satu sumber penyebab terjadinya banjir.[wid]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA