Dalam kesempatan tersebut, panglima Kolinlamil bersama dengan Direktur Administrasi Akademi TNI Laksamana Pertama TNI Sapto Adi yang juga turut memastikan kesiapan kapal perang jenis. Saat melakukan inspeksi, Pangkolinlamil didampingi Asisten Intelijen Pangkolinlamil Kolonel Laut (P) Jalasena Satriawijaya dan Komandan KRI Banjarmasin 592 Letkol Laut (P) Stanley Lekahena.
KRI Banjarmasin 592 bersama dengan KRI Bintuni 520 mendukung sekitar 1.500 taruna dari Akmil, AAL, AAU, Akpol dan IPDN menuju Kalimantan Utara mengikuti Latsitarda 2017 yang akan dilaksanakan pada 12 April-18 Mei mendatang.
Selain itu, inspeksi juga merupakan upaya pimpinan Kolinlamil untuk melihat dari dekat kondisi teknis dan kesiapan operasional KRI dalam menghadapi tugas-tugas yang akan diemban. Serta mengetahui tingkat kedisiplinan ABK KRI dalam menjaga dan memelihara alutsista yang dipercayakan negara.
Selama melakukan inspeksi, Pangkolinlamil berkesempatan memeriksa hampir seluruh bagian kapal. Mulai dari anjungan, haluan hingga buritan, serta segala hal yang berkaitan dengan mesin kapal, sistem navigasi, persenjataan, dapur umum, ruang kesehatan dan lounge room. Selanjutnya, Pangkolinlamil juga melakukan dialog dan menerima penjelasan dari komandan KRI tentang kondisi teknis dan kesiapan kapal saat ini.
Di akhir inspeksi, usai menerima 432 taruna IPDN embarkasi ke KRI Banjarmasin 592, Pangkolinlamil menekankan kepada komandan KRI dan prajurit agar setiap personil memiliki standar kompetensi sesuai dengan jabatan dan peran masing-masing dalam mengoperasikan kapal perang. Guna meningkatkan profesionalisme selaku prajurit matra laut serta selalu menjaga dan memelihara alutsista yang menjadi tanggung jawab agar senantiasa dalam kondisi siap operasi. Guna mendukung tugas-tugas TNI Angkatan Laut dalam melaksanakan Operasi Militer Selain Perang (OMSP) maupun Operasi Militer Perang (OMP).
[wah]
BERITA TERKAIT: