
Direktur Indonesia Maritime Institute, Dr. Yulian Paonganan melakukan uji coba Marine Rescue Drone di Waduk Jatiluhur, Purwakarta, Senin (10/4).
Menurutnya, wahana tanpa awak ini dirancang untuk bisa memberikan lifebuoy (pelampung keselamatan) kepada korban kecelakaan di laut dalam waktu yang sangat cepat sebelum mendapatkan pertolongan dari alat penyelamat lainnya seperti rescue boat.
Dalam uji coba atau simulasi, kata Ongen, rescue drone tersebut berhasil memberikan pelampung kepada korban tenggelam di Waduk Jatiluhur.
"Dalam waktu 20 detik korban sudah mendapatkan lifebuoy tersebut," jelasnya.
Ongen menambahkan, uji coba atau simulasi ini merupakan finalisasi dari riset pembuatan "Marine Rescue Drone" yang kami lalukan melalui Indonesia Maritime Institute".
"Tahun ini sudah bisa di produksi massal untuk kepentingan rescue di laut," demikian Ongen.
[sam]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: