Anggota Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (HAM) Prof. Hafid Abbas mengatakan, pendidikan yang diberikan menjadi bagian dari diplomasi kebudayaan dalam upaya membebaskan WNI yang disandera Abu Sayyaf. Hal itu dikemukakannya dalam acara napak tilas di Konigstedt Manor (Government House) di Helsinki, Finlandia, Kamis (6/4).
"Sekolah Sukma tak cuma mendidik anak-anak Aceh tapi juga puluhan anak dari Filipina Selatan," ujar Hafid dalam keterangannya, Jumat (7/4).
Konigstedt Manor pada 2005 diketahui sebagai lokasi perundingan damai antara perwakilan pemerintah Indonesia dan para tokoh Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang difasilitasi mantan Presiden Finlandia Martti Ahtisaari. Dalam perbincangan santai di salah satu ruangan gedung itu, hadir pendiri YSB Surya Paloh, Ketua YSB Rerie Lestari Moerdijat, Direktur Akademik YSB Dr. Ahmad Baedowi, dan Juha Christensen yang pernah terlibat aktif sebagai penghubung perundingan.
Baidowi menceritakan, tokoh arsitek diplomasi kebudayaan yang berimbas bebasnya sandera Abu Sayyaf adalah Surya Paloh. Menurutnya, Paloh menugaskannya untuk mencari informasi di Filipina dalam upaya membebaskan para sandera. Kala itu, Paloh mengatakan bahwa tidak semua orang Mindanao angkat senjata ke hutan. Paloh meyakini sebagian anggota keluarga kelompok Abu Sayyaf masih tinggal di desa-desa Mindanao.
"Mereka yang tidak ikut ke hutan itulah yang kami dekati. Saya datang ke sana misi utamanya bukan untuk membebaskan sandera, karena saya bukan negosiator. Saya datang sebagai guru. Selama dua minggu saya berada di sana. Baru pada awal Mei masuk ke markas Abu Sayyaf," jelasnya.
Baidowi menambahkan, ikhwal keterlibatan YSB dalam mendidik anak-anak Suku Sulu setingkat SMP dan SMA sengaja tidak dipublikasikan, guna menghindari berbagai prasangka yang tidak diinginkan. Menurutnya, Paloh dan YSB selama ini memang lebih suka bekerja secara senyap karena banyak pihak yang meragukan. Pun demikian, dengan program pendidikan anak-anak Suku Sulu, Baidowi menekankan pihak-pihak yang meragukan dapat mengecek langsung kebenarannya di sekolah-sekolah yang dikelola YSB.
[wah]
BERITA TERKAIT: