"Kami menyetujui keputusan Panja BPIH yang telah menetapkan biaya penyelenggaraan ibadah haji. Walaupun ada kenaikan biaya haji sebesar Rp 249.008 dari tahun sebelumnya, namun jumlah fasilitas yang didapatkan tahun ini lebih banyak," jelas anggota Fraksi PKS Iskan Qolba Lubis Iskan dalam Rapat Kerja Komisi VIII dengan Kementerian Agama di Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (24/3).
Menurut Iskan, setidaknya ada 20 hal terkait peningkatan mutu pelayanan haji tahun ini, seperti ditambahnya jatah makan untuk para jamaah. Yaitu, dari awalnya 24 kali menjadi 25 kali, dengan hitungan sehari dua kali makan. Selain itu, pada tahun ini akan ada pula perbaikan tenda-tenda di arafah.
"Fraksi PKS juga memiliki catatan terkait telah dikembalikan dan ditambahkannya kuota jamaah haji Indonesia tahun ini oleh pemerintah Arab Saudi. Menurutnya penambahan kuota haji itu seharusnya bisa dimanfaatkan untuk menambah porsi jamaah lansia," ujar Iskan.
Selain itu, dia juga berharap biaya indirect cost penyelenggaraan ibadah haji bisa dikurangi melalui efisiensi, mengingat pada dasarnya biaya indirect cost adalah hak jamaah haji tahun yang akan datang.
"Dengan adanya kenaikan biaya haji ini, semua tenda di Arafah akan diganti yang lebih canggih dan anti terbakar, serta disertai fasilitas pendingin agar jemaah haji nyaman beribadah," jelas Iskan yang juga wakil ketua Komisi VIII.
[wah]
BERITA TERKAIT: