Demikian disampaikan oleh Bupati Abdullah Azwar Anas saat ditemui memantau para peserta di Pantai Waru Doyong, Banyuwangi, Jawa Timaur, Rabu (30/11).
"Tradisi nelayan Bulusan ini sangat unik dan menjanjikan untuk dapat menarik wisatawan," ujar Anas.
Kata Anas, selain mengangkat tradisi nelayan Bulusan, festival semacam ini juga mampu menarik wisatawan.
Desa kini telah menjadi frontline pembangunan daerah, maka segenap potensi yang mampu memajukan desa akan kita promosikan," katanya.
Pada lomba ini ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi oleh nelayan untuk menjadi peserta. Yakni perahu yang digunakan tanpa mesin, hanya menggunakan layar dengan ketinggian layar 7,3 meter.
Lomba dimulai dari Pantai Waru Doyong hingga mencapai Pantai Gilimanuk lalu kembali lagi menuju Pantai Waru Doyong. Mereka yang jadi peserta adalah nelayan dari Bali dan Banyuwangi.
[ysa]
BERITA TERKAIT: