Rombongan disambut oleh ribuan santri yang memegang obor dengan nyala redup. Cicit KH Syaichona Kholil, KH Muhammad Faisal Anwar yang mendampingi para santri menyerahkan bendera serta panji NU. Cicit juga memimpin rombongan ziarah ke makam Syaichona Kholil.
Setelahnya dari sana, rombongan kirab kemudian menuju makam Sunan Ampel. Usai berziarah di makam Sunan Ampel, rombongan menuju PCNU Kota Surabaya, Bubutan kemudian lanjut ke kantor PWNU Jawa Timur.
Disana, romongan disambut oleh Sekretaris PWNU Jatim, KH Akhmad Muzaki. Dia mengapresiasi seluruh pengurus NU di tingkat Cabang (PCNU), Jawa Timur. Menurutnya, PCNU se Jatim sangat ingin disambangi oleh romongan kirab.
"Begitu seluruh PCNU kita kumpulkan disini, lalu tau kirab resolusi jihad tidak melewati seluruh PCNU, PCNU yang tidak dilewatin kirab komplain kepada saya, kok kami tidak, padahal kami sangat senang untuk menyambut kirab ini," ungkap KH Akhmad menirukan aspirasi PCNU Jatim.
KH Akhmad juga mengusulkan agar rombongan kirab menjadikan Kantor PCNU yang mereka lewati sebagai tempat untuk bermalam. Diketahui ada 25 Kantor PCNU yang ada di Jawa Timur.
Rombongan yang diterima KH Akhmad kemudian dilepas oleh salah satu Wakil Ketua PWNU Jatim, KH Maksum. Usai dari Kantor PWNU Jatim, rombongan kirab langsung menuju Mojekerto.
Di Mojekerto rombongan diterima Walikota Mojekerto, di lokasi tersebut rombongan kirab disambut dan dilepas dengan pawai taaruf, pawai itu diikuti 94 kontingen dari pelajar SD, SMP dan umum, masing masing kontingen ada 25-30 peserta.
Dari masing masing-masing kontingen mereka memakai pakaian adat dan ratusan kendaraan hias, dengan berbagai macam hiasan bertema islami.
[sam]
BERITA TERKAIT: