Walhi: Isu Reklamasi Bukan Untuk Jegal Ahok

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Senin, 03 Oktober 2016, 14:54 WIB
Walhi: Isu Reklamasi Bukan Untuk Jegal Ahok
Foto/Net
rmol news logo . Isu reklamasi Teluk Jakarta jangan dikerucutkan sebagai isu untuk menjegal petahana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dalam Pilgub DKI 2017. Reklamasi ditolak karena‎ berdampak sosial kepada masyarakat sekitar pantai.

Begitu kata Ketua Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) DKI Jakarta, Mustaqiem Dahlan dalam diskusi publik bertajuk 'Pilkada Jakarta dalam Cengkeraman Kartel Reklamasi' di Menteng, Jakarta, Senin (3/10).

‎"‎Itu diuruk sepanjang 32 KM menutupi pantai Jakarta, sekarang jadi 42 KM. Itu kan basis nelayan dan pantai publik," ujarnya.

Dijelaskan Mustaqiem, di seluruh dunia tidak ada negara yang pantai publiknya diswastanisasi. Ia menganalogikan pantai publik itu seperti trotoar tempat orang berjalan kaki.

‎"Kalau di trotoar ada pedagang kaki lima (PKL) digusur, alasannya menganggu fasilitas publik. Terus kalau sekarang pantai publik dijual ke swasta, apa bedanya?" sambungnya.

"Apa juga yang direklamasi mereka, rusak aja kagak (pantainya). Justru mereka melakukan perusakan dan perampokan. Material penggurukannya itu kan ngerusak ekosistem," tandasnya menambahkan. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA