"Berdasarkan pantauan citra Satelit Terra Aqua BMKG terpantau sebanyak 49 titik panas yang tersebar di enam kabupaten/kota di wilayah Kaltim," jelas Kepala Stasiun Meteorologi BMKG Temindung Sutrisno, Jumat (8/4).
Dia menjelaskan, titik panas terbanyak terpantau di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara sebanyak 23 hotspot yang tersebar di sembilan kecamatan, kemudian di Kabupaten Kutai Timur terdeteksi 15 titik panas yang tersebar di enam kecamatan.
Di Kota Samarinda terdeteksi sebanyak empat titik panas yang semuanya berada di wilayah Kecamatan Samarinda Utara. Titik panas juga juga terdeteksi di Kabupaten Berau dan Kutai Barat dengan masing-masing tiga titik panas serta satu di Kabupaten Paser.
Pada Kamis kemarin (7/4) hanya terdeteksi sembilan titik panas di wilayah Kaltim yakni mulai pukul 14.00 hingga 16.00 WITA, sempat terpantau ada kabut asap menyelimuti kawasan Kota Samarinda dan hari ini tidak terdeteksi kabut asap.
Pengamatan BMKG sejak Agustus 2015, munculnya titik panas di wilayah Kaltim cenderung meningkat menjelang hari libur.
"Kemungkinan meningkatnya titik panas itu akibat liburnya pegawai sehingga pengawasan terhadap aktivitas pembakaran lahan menurun. Kondisi itu yang harus menjadi perhatian pemerintah khususnya pihak-pihak terkait sehingga dapat meningkatkan pengawasan kemungkinan adanya pembakaran lahan pada saat libur," jelas Sutrisno.
[wah]
BERITA TERKAIT: