Masyarakat pun dihimbau tetap tenang, waspada dan tidak mendekat Kawah Timbang di Dieng dalam radius 500 meter.
"Belum perlu ada evakuasi," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, Selasa (12/3).
Ia menjelaskan, kenaikan status Dieng didasarkan hasil pemantauan visual dan konsentrasi gas CO2 di Kawag Timbang Gunung Dieng yang menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. Lanjut Sutopo, hingga pukul 17.05 WIB aliran gas masih terjadi dengan jarak aliran gas mencapai lebih dari 200 m.
Sebelumnya pada tanggal 7-9 Maret 2013 teramati adanya aliran gas CO2 dari Kawah Timbang ke arah selatan sejauh 50-100 m dari lubang kawah. Selain itu terpantau asap kawah putih sedang dengan tekanan lemah - sedang, angin bertiup lemah ke selatan.
"Bau belerang tercium kuat, tidak tampak adanya sublimasi belerang dan tidak terdengar suara blazer dan di sekitar Kawah Timbang ditemukan kucing yang mati," jelasnya.
Sehari kemudian, pada 10 Maret 2013, teramati gas CO2 dari Kawah Timbang mengarah ke selatan dengan jarak aliran mencapai 80 m dari lubang kawah. Kawah Sileri, Kawah Sinila, Kawah Siglagah, Kawah Conrodimuko dan Kawah Sikidang tidak terjadi perubahan secara visual.
"Pemantauan kegempaan di Dieng tidak menunjukkan perubahan yang signifikan," tambahnya
.[wid]
BERITA TERKAIT: