Meski tidak tumbuh jakun, tapi payudara tidak menyembul. Terkadang dari lubang vaginanya menyembul seperti laki-laki. Itu terjadi jika Yayan terangsang.
Yayan menikahi Risye (19) warga Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya. Menurut Yayan, hasil perkawinan dengan Risye dikaruniai satu anak. Awalnya sang istri kaget dengan kondisi Yayan. Tapi kini ia menerima apa adanya. Terlebih Yayan yang hanya lulusan SD ini bisa memberi keturunan. Kini anaknya yang diberi nama Reisa telah berusia 1,5 tahun.
Ketika ditemui di rumah Asep, salah seorang tokoh warga di Kampung Sindanggalih, Tawang, Kota Tasikmalaya, Yayan tidak merasa minder. Yayan menyebutkan dirinya tidak ingin dioperasi untuk memperjelas alat kelaminnya. “Jika dioperasi saya takut malah ada kelainan. Sudah lah ini mungkin mukjijat dari Allah,†kata Yayan.
Dikatakan Yayan, dirinya menikahi Risye di Kantor Urusan Agama Karangnunggal tahun 2009. Tentunya di KTP-nya dia berjenis kelamin laki-laki.
Awalnya keluarga tidak menerima dengan perubahan tingkah laku dan fisik Yayan. Karena yang semula lemah lembut, tiba-tiba saja ia jadi tomboy. Jika dia terangsang perutnya merasakan ingin muntah. Lalu dari dalam vaginanya menyembul seperti laki-laki tulen. Ya, Yayan jadi laki-laki. Dan kemaluannya seperti sudah disunat. Rasa ingin muntah akan sembuh setelah hasrat seksnya terlampiaskan. “Sejak saya pacaran dengan Risye saya tidak pernah datang bulan,†kata Yayan.
Menurut Asep, memang sejak menikah, Yayan tidak ikut istrinya ke Karangnunggal. Tapi dia bekerja di salah satu bos mebeuler di Kampung Sindanggalih. “Memang warga bergejolak setelah Yayan sering ke rumah saya. Malah saya dituduh menutup nutupi aib. Warga mungkin tidak terima akan perubahan jenis kelamin Yayan,†kata Asep.
[arp]
BERITA TERKAIT: