"Indonesia harus bisa menjadi
hub manufacturing vaksin karena jumlah penduduk kita yang banyak. Dengan jadi pusat atau
hub manufacturing, kita bisa punya akses lebih cepat mendapatkan dan mengirimkan vaksin ke penduduk kita," kata peneliti sejarah wabah, Syefri Lewis dalam keterangan tertulisnya, Selasa (15/12).
Selain itu, dengan menjadi pusat manufaktur, biaya yang dikeluarkan dalam penyaluran vaksin kepada masyarakat juga bisa diminimalisir.
"Indonesia bisa menekan biaya harga lebih murah terkait vaksin dengan menjadi internasional hub untuk penyebaran di Asia Tenggara," lanjutnya.
Oleh sebab itu, sinergi seluruh lembaga terkait penting dilakukan di bawah Satgas Penanganan Covid dan Pemilihan Ekonomi. Dia juga meminta seluruh pihak untuk menghentikan polemik terkait vaksin dan fokus pada kerja bersama dalam menyukseskan program vaksin pada seluruh masyarakat.
"Tiap lembaga harus saling koordinasi untuk misi besar terkait penyaluran vaksin ke seluruh wilayah Indonesia," tandasnya.
BERITA TERKAIT: